[Rabu Review] Sebuah Wawancara Televisi oleh Arnike Wijayakusuma

Sebuah Wawancara Televisi

Status: Masih Berlanjut

Kategori: Cerita Pendek

Ditulis oleh: Arnike Wijayakusuma

Diterbitkan: 27 Jun 2016, 21:58:02 PM

“Bukan pengarang namanya kalau kau tidak bisa mengarang satu atau dua hal tentang hidupmu sendiri.”

Bercerita tentang sebuah Wawancara Televisi yang menggambarkan pergulatan batin seorang penulis setiap kali pertanyaan tentang ayah terlontar dari sang pewawancara. Di hadapan tiga buah kamera, ia berusaha menjawab setiap pertanyaan sebaik mungkin, tak peduli betapa berlawanannya setiap jawaban tersebut dengan kilasan balik di kepalanya.

Pertanyaan-pertanyaan itu berbentuk;

“Apakah kalian sering membahas karya kalian di waktu luang?”

“Apa momen paling mengesankan bersama ayah Anda?”

“Katanya, Anda sudah bertahun-tahun tidak bertemu dengan ayah Anda, ya?”

Yang membuat cerita atau plot yang sederhana ini menarik adalah; setiap pertanyaan berhasil menciptakan suasana emosi yang semakin pelik. Konflik yang tak pernah terselesaikan meski kata maaf telah terucap.

“Oke, sekarang ceritakan tentang ayah Anda. Bagaimana hubungan Anda dengannya?”

Kira-kira jawaban apa yang pertama kali menghampiri kepalamu? Akankah jawaban itu berbeda ketika kamu dihadapkan pada situasi yang berbeda pula?

.

.

.

Pengulas: Eugenia Rakhma (akun storial: eugeniarakhma)

[Rabu Review] Ular Tangga oleh Harun Malaia

Ular Tangga

Judul: Ular Tangga

Ditulis oleh : Harun Malaia

Jumlah bab: 100

Kategori: Olahraga & Petualangan

Status: Masih Berlanjut

“SELAMAT DATANG DI LAMAN PERMAINAN ULAR TANGGA.PERMAINAN INI MEMBUTUHKAN KERJASAMA ANTAR PEMAIN, SILAKAN SALING BERKENALAN DI KOLOM KOMENTAR.”

Mau baca buku tapi dengan perasaan senang seolah sedang bermain boardgame? Sudah baca “Ular Tangga” karya Harun Malaia belum? Kamu pasti suka, deh.

Ditulis dengan gaya yang unik, kamu akan benar-benar diajak bermain ular tangga dalam setiap bab atau level yang ada. Asyiknya, dalam setiap level tersebut akan ada tantangan menulis yang harus kamu selesaikan. Format penulisan setiap level pun berbeda-beda.

Dalam buku ini, penulis banyak menggunakan semacam flyer yang dikreasikan sedemikian rupa, yang berisi tantangan menulis. Dari mulai membuat flash fiction dengan tema tertentu, membuat pantun dengan jawaban “pemenang nobel,” sampai kejutan, “Kamu boleh langsung lompat ke level 90!” Totalnya ada 100 level yang telah dituliskan. Benar-benar seperti bermain “Ular Tangga”, ya?

Nah, selain menuliskan pantun atau cerita, kamu juga diwajibkan mendapatkan tanda suka atau like tertentu untuk maju ke level berikutnya. Sayangnya, pemain di “Ular Tangga” ini masih sedikit. Padahal dengan membaca (atau bermain) “Ular Tangga” ini, kamu bisa membaca karya partisipan lain dan saling mengapresiasi. Dijamin, tak hanya membuat harimu menjadi ceria, melalui “Ular Tangga”, kamu pun dapat mempelajari banyak hal dari karya-karya partisipan lainnya.

Kamu tertarik untuk ikut bermain? Yuk, ramaikan!

Langsung kunjungi bukunya untuk mulai bermain “Ular Tangga” di link berikut https://www.storial.co/book/ular-tangga

image

Rabu, 17 Februari 2018

Pengulas: Eugenia Rakhma (akun storial: eugeniarakhma)

Sumber foto: cnbc(dot)com