[Rabu Review] Sebuah Wawancara Televisi oleh Arnike Wijayakusuma

Sebuah Wawancara Televisi

Status: Masih Berlanjut

Kategori: Cerita Pendek

Ditulis oleh: Arnike Wijayakusuma

Diterbitkan: 27 Jun 2016, 21:58:02 PM

“Bukan pengarang namanya kalau kau tidak bisa mengarang satu atau dua hal tentang hidupmu sendiri.”

Bercerita tentang sebuah Wawancara Televisi yang menggambarkan pergulatan batin seorang penulis setiap kali pertanyaan tentang ayah terlontar dari sang pewawancara. Di hadapan tiga buah kamera, ia berusaha menjawab setiap pertanyaan sebaik mungkin, tak peduli betapa berlawanannya setiap jawaban tersebut dengan kilasan balik di kepalanya.

Pertanyaan-pertanyaan itu berbentuk;

“Apakah kalian sering membahas karya kalian di waktu luang?”

“Apa momen paling mengesankan bersama ayah Anda?”

“Katanya, Anda sudah bertahun-tahun tidak bertemu dengan ayah Anda, ya?”

Yang membuat cerita atau plot yang sederhana ini menarik adalah; setiap pertanyaan berhasil menciptakan suasana emosi yang semakin pelik. Konflik yang tak pernah terselesaikan meski kata maaf telah terucap.

“Oke, sekarang ceritakan tentang ayah Anda. Bagaimana hubungan Anda dengannya?”

Kira-kira jawaban apa yang pertama kali menghampiri kepalamu? Akankah jawaban itu berbeda ketika kamu dihadapkan pada situasi yang berbeda pula?

.

.

.

Pengulas: Eugenia Rakhma (akun storial: eugeniarakhma)

[Rabu Review] Koentjoep Lajoe oleh Belladonna Tossici

Koentjoep Lajoe

Judul: Koentjoep Lajoe

Ditulis oleh: Belladonna Tossici

Jumlah bab: 8

Status: Masih Berlanjut

Kategori: Novel

“Bau berjenis-jenis kopi sudah biasa meyambutku jika masuk kemari.” -Sumarah

Genre historical fiction atau fiksi sejarah adalah genre yang mengambil plot dalam setting di masa lampau. Esensi mendasar pada genre ini biasanya terletak di deskripsi keadaan pada masa lampau, kondisi ekonomi sosial, bahkan mungkin saja status sosial yang berbeda untuk lelaki dan perempuan pada zaman tersebut.

Salah satu tantangan dari genre ini adalah kritik tentang kebenaran karena biasanya, penulis yang menulis cerita berjenis historical fiction mengambil ide atau terinspirasi dari kejadian-kejadian nyata pada dahulu kala. Penulis akan ditantang untuk mengeksplorasi fakta yang ada, tokoh-tokoh berpengaruh pada masa itu dan juga keakuratan peristiwanya—apa pun yang melatarbelakangi kisah yang ditulis.

Salah satu cerita dengan genre historical fiction yang cukup sukses adalah Memoirs of A Geisha oleh Arthur Golden, pun sudah diangkat ke layar lebar. Meski cukup memuaskan, toh novel dan film ini pun menuai kritik juga kontroversi. Singkatnya, genre historical fiction memang salah satu jenis yang sangat menantang karena selain harus dikemas menarik, juga wajib dibungkus dengan cermat dan cerdas.

Koentjoep Lajoe, adalah salah satu novel ringan namun sarat dan berani mengambil setting Indonesia pada zaman penjajahan Belanda, dahulu. Cerita yang ditulis oleh Belladonna Tossici ini berkisah tentang seorang perempuan Jawa, ayu lagi penurut bernama Sumarah yang rupa-rupanya dicinta oleh Johann, Londo tak keparat yang cukup baik pada kaum pribumi. Kisah cinta mereka cukup manis namun berkonflik tak hanya karena perbedaan ras namun juga terhalang oleh kemenangan Nederland dan campur tangan Nippon di Tanah Air.

Novel dengan delapan bab ini asyik untuk dibaca—meski disarankan bagi pembaca berusia 18 tahun ke atas karena isu dan beberapa adegan yang hanya pantas bagi usia tersebut—dan tidak terasa berat dengan bumbu-bumbu sejarah negeri kala itu.

Ide cerita romansanya menarik, tentang gundik alias simpanan sebagai tokoh utama. Sementara mungkin banyak penulis akan memilih tokoh perempuan baik-baik, Belladonna merengkuh tokoh kontroversial sebagai lakon inti. Penokohannya pun cukup matang. Sumarah dengan unggah-ungguh wanita Jawa, Johann dengan keberanian dan kebaikan sebagai orang asing.

Gaya penulisannya pun nikmat untuk diikuti. Minim typo, meski ada beberapa penempatan kata sambung yang kurang nyaman, namun tertutupi dengan alur cerita yang dikemas apik. Latar Indonesia pada sekitar tahun 1942 pun membuat kisah ini semakin menawan karena pembaca jadi membayangkan Tanah Jawa pada zaman wanita-wanita berkain jarik dan berkebaya, lalu lalang di antara para Londo. Latar digambarkan dengan cukup detail dan informatif.

Penggunaan bahasa Jawa, bahasa Belanda dan Jepang cukup baik dan terarah. Pembaca mendapat wawasan menarik sembari membaca cerita dan tentunya, diharapkan bagian-bagian ini masih terus ada hingga akhir kisah. Penulis pun menyuguhkan sudut pandang penilaian terhadap bangsa Belanda yang kala itu dipandang sebagai bangsa penjajah lewat mata Sumarah, bagaimana sebenarnya manusia tidak bisa disamaratakan dan betapa keinginan menyelamatkan terkadang harus dilakukan lewat cara yang buruk.

Koentjoep Lajoe, novel dengan bab-bab padat berisi, gemulai namun tidak berlebihan. Sebuah cerita yang cocok bagi para pembaca yang menginginkan kisah penuh gairah dan gelora. Silakan baca 8 bab yang sudah terbit di https://www.storial.co/book/koentjoep-lajoe

image

Rabu, 31 Januari 2018

Pengulas: Nofrianti Eka Pratiwi (nekapratiwi27)

[Rabu Review] Ular Tangga oleh Harun Malaia

Ular Tangga

Judul: Ular Tangga

Ditulis oleh : Harun Malaia

Jumlah bab: 100

Kategori: Olahraga & Petualangan

Status: Masih Berlanjut

“SELAMAT DATANG DI LAMAN PERMAINAN ULAR TANGGA.PERMAINAN INI MEMBUTUHKAN KERJASAMA ANTAR PEMAIN, SILAKAN SALING BERKENALAN DI KOLOM KOMENTAR.”

Mau baca buku tapi dengan perasaan senang seolah sedang bermain boardgame? Sudah baca “Ular Tangga” karya Harun Malaia belum? Kamu pasti suka, deh.

Ditulis dengan gaya yang unik, kamu akan benar-benar diajak bermain ular tangga dalam setiap bab atau level yang ada. Asyiknya, dalam setiap level tersebut akan ada tantangan menulis yang harus kamu selesaikan. Format penulisan setiap level pun berbeda-beda.

Dalam buku ini, penulis banyak menggunakan semacam flyer yang dikreasikan sedemikian rupa, yang berisi tantangan menulis. Dari mulai membuat flash fiction dengan tema tertentu, membuat pantun dengan jawaban “pemenang nobel,” sampai kejutan, “Kamu boleh langsung lompat ke level 90!” Totalnya ada 100 level yang telah dituliskan. Benar-benar seperti bermain “Ular Tangga”, ya?

Nah, selain menuliskan pantun atau cerita, kamu juga diwajibkan mendapatkan tanda suka atau like tertentu untuk maju ke level berikutnya. Sayangnya, pemain di “Ular Tangga” ini masih sedikit. Padahal dengan membaca (atau bermain) “Ular Tangga” ini, kamu bisa membaca karya partisipan lain dan saling mengapresiasi. Dijamin, tak hanya membuat harimu menjadi ceria, melalui “Ular Tangga”, kamu pun dapat mempelajari banyak hal dari karya-karya partisipan lainnya.

Kamu tertarik untuk ikut bermain? Yuk, ramaikan!

Langsung kunjungi bukunya untuk mulai bermain “Ular Tangga” di link berikut https://www.storial.co/book/ular-tangga

image

Rabu, 17 Februari 2018

Pengulas: Eugenia Rakhma (akun storial: eugeniarakhma)

Sumber foto: cnbc(dot)com

[Rabu Review] It’s Horror Time oleh Yamashita, dkk.

It’s Horror Time

Judul: It’s Horror Time

Ditulis oleh: Yamashita, dkk.

Jumlah bab: 13

Kategori: Horor

Status: Masih Berlanjut

“Kami memang bersekutu dengan setan. Kami akan tetap hidup sepajang meminum darah manusia.” (dikutip dari cerpen berjudul Warung di Perempatan)

It’s Horror Time adalah buku yang berisi kumpulan cerpen bergenre horor dan thriller. Tiap babnya berisi cerpen yang sanggup membuat pembaca merinding. Mulai dari cerita tentang hantu, mitos, sampai pembunuhan. Meskipun setiap cerpennya ditulis dengan singkat namun kengerian yang berusaha penulis sampaikan akan terasa kepada pembaca. Dengan jumlah kata yang singkat inilah penulis selalu menyimpan twist di akhir yang membuat pembaca tercengang.

Salah satu cerpen terbaik dalam buku It’s Horror Time yang berjudul Warung di Perempatan yang ditulis oleh Tri Mulyati menceritakan tentang seorang penjual bakso yang memiliki seorang saingan bernama Pak Dullah. Akhir-akhir ini bakso yang dijualnya tidak laku karena warung bakso Pak Dullah menjual bakso yang lebih enak dan harganya lebih murah. Ia pun menyewa mata-mata untuk mencari tahu rahasia apa yang pak Dullah sembunyikan hingga warung baksonya laris manis. Penasaran dengan bahan dasar bakso yang pak Dullah jual, ia pun menyelidiki sendiri rahasia dibalik kesuksesan Pak Dullah. Tak disangka-sangka rasa penasaran itu membawanya pada kejadian yang sangat mengerikan.

Ide cerita dalam buku ini sangat bervariasi. Pembaca tidak akan merasa bosan dengan cerita pendek yang terdapat dalam buku ini. Walau pemilihan diksinya tergolong biasa saja, namun pembaca akan tetap merasa nyaman membacanya. Tulisan yang mengalir dan alur cerita yang jelas merupakan daya tarik dalam buku ini.

Untuk kamu yang mulai penasaran dengan buku It’s Horror Time karena review di atas, kamu bisa membaca seluruh kisahnya di sini http://www.storial.co/book/its-horror-time-1

image

Rabu, 10 Januari 2018

Pengulas: Evita MF (akun storial: evitamf)

[Rabu Review] Tugas Piket Nesa oleh Betty

Kumpulan Cerita Pendek – Tugas Piket Nesa

Judul buku: Kumpulan Cerita Pendek- Tugas Piket Nesa

Ditulis oleh: Betty

Jumlah bab: 9

Kategori: Anak

Status: Masih Berlanjut

“Walaupun capek, namanya tugas tetap tugas. Jadi anak yang bertanggung jawab dong!” –Nesa, siswi Sekolah Dasar

Hal menarik pertama dari “Kumpulan Cerita Pendek” karya Betty adalah covernya yang lucu, dengan gambar es krim bergelantungan, dan warna-warna pastel. Khas anak-anak sekali. Lima buah cerita di dalamnya pun sangat dekat dengan keseharian anak. Ada Putra yang mendadak rajin beres-beres, Bayu yang kecewa dengan burger istimewanya, Aya yang menginginkan hewan peliharaan seperti teman-teman, Mika yang bingung karena harus berjualan jamu, sampai Nesa yang merasa kesal karena bertugas piket sendirian.

Setiap cerita menjadi semakin menarik untuk disimak karena penulis sangat jeli dalam meramu konflik dan membiarkan para tokoh terlibat aktif menyelesaikan konflik tersebut. Tak hanya itu, karakter yang kuat dan penggunaan kalimat-kalimat pendek pun menjadi salah satu kekuatan cerita. Para pembaca cilik, selain dapat merefleksikan diri mereka ke dalam salah satu tokoh, juga dapat belajar dari setiap cerita.

Nah tunggu apa lagi? Simak setiap ceritanya dalam buku “Kumpulan Cerita Pendek- Tugas Piket Nesa,” karya Betty di link berikut https://www.storial.co/book/kumpulan-cerita-pendek-1

Selamat membaca!

image

Rabu, 3 Januari 2018

Pengulas: Eugenia Rakhma

[Rabu Review] Home Improvement oleh Carroll

Home Improvement

Judul: Home Improvement

Ditulis oleh: Carroll

Jumlah bab: 18

Status: Masih Berlanjut

Kategori: Teenlit

“He’s the boy that no one ever knows.” 

Jika kamu mencari cerita berlatar sekolah yang punya pengemasan cerita berbeda, Home Improvement bisa mengusaikan pencarianmu itu. Di antara penyajian cerita berlatar sekolah—yang banyak bergenre teenlit—buku ini memiliki dimensi yang cukup berbeda. Tidak memulai cerita dengan detail sekolah yang menunjukkan kebanyakan penggambaran cerita remaja terkini, sosok lelaki atau perempuan sempurna.

Sebaliknya, Home Improvement memulai cerita dengan konflik bahwa salah seorang murid bernama Tristan yang tidak dekat dengan kepala sekolahnya menerima berita bahwa sang kepala sekolah telah meninggal. Ia kemudian entah mengapa mendatangi rumah mendiang kepala sekolah untuk menyampaikan duka citanya dan dari sanalah cerita Tristan berlanjut.

Tentang bagaimana dia menghadapi hari-harinya setelah mendapat sebuah “wejangan” dari istri mendiang kepala sekolah. Pesan itu menuntunnya pada sebuah pertemuan dengan perempuan yang kemudian menjadi bumbu “konflik” bagi dirinya. Ditambah bumbu konflik mengenai keluarganya, Tristan hidup terpisah dengan ibunya, membuat cerita ini memiliki nilai tambah yang baik.

Secara cerita, penulisnya membawa cerita ini dengan pelan-pelan. Penyajian yang berbeda, seperti yang sudah disebutkan, dengan membawa cerita ini tidak ke bentuk pengemasan tentang penindasan si cantik ke si jelek, memperebutkan cowok tergantung, sebaliknya membuat pembaca dapat menyerap sisi lain cerita tentang sekolah. Menyerap makna berbeda tentang seorang anak sekolah yang berusaha mencintai seseorang yang ditaksirnya.

Salah satu poin bagus dari Home Improvement adalah detailnya. Baik tentang latar ataupun karakternya. Penulis tidak terburu-buru memetakan semuanya dan mampu menyisipkannya di antara cerita. Meskipun di setiap bab Carroll mampu menaikkan “tensi” konflik cerita, bisa dibilang buku ini tidak terlalu cepat pergerakan konfliknya. Sayangnya, ada sedikit plot hole yang bisa jadi membuat pembaca bertanya-tanya. Namun, secara keseluruhan, cerita ini bagus untuk dibaca.

Masih inginkah kamu menyelami kehidupan Tristan? Ayo mulai baca di https://www.storial.co/book/home-improvement

image

Rabu, 27 Desember 2017

Pengulas: Muhammad Ariqy Raihan (akun Storial: ariqy21)

[Rabu Review] Buru oleh Octa

Judul: Buru

Ditulis oleh: Octa

Jumlah bab: 1

Status: Sudah Selesai

Kategori: Cerita Pendek

“Terlalu dekat dengan kematian membuat Kira melupakan detail banyak hal. Misalnya waktu.”

Kira merasa kematian semakin mendekatinya.

Semakin meraba lewat pesan-pesan singkat beserta paket yang datang padanya. Kiriman aneh yang membuat wanita itu ketakutan setengah mati dan terpaksa mengikuti permainan busuk entah dari siapa. Kira tidak punya pilihan lain. Kalau dia tidak menurut, kehidupan pribadinya bisa berantakan. Lagipula, dia penasaran soal dalang di balik permainan sadis ini. Kira tidak sadar, sekali dia terjun, maka wanita itu harus menyelesaikan semuanya. Kira harus memenangkan permainan tersebut karena kalau tidak, konsekuensi berat bakal menghampiri siapa pun yang kalah.

Kira harus bertahan.

Harus.

Thriller, salah satu genre yang banyak diminati baik dalam sebuah cerita tertulis maupun visual karena digadang-gadang mampu mengantarkan ketegangan yang membuat pembaca atau penontonnya menahan napas. Bagi penulis, membuat cerita dengan jenis ini adalah tantangan yang cukup berat karena harus bisa mengemas alur yang boleh dikatakan naik turun.

Buru adalah salah satu cerita yang cukup sukses membangun ketegangan bagi pembacanya.

Lewat karakter Kira yang sedang diburu-buru oleh kematian, penulis menggambarkan bagaimana manusia ketika dihadapkan pada pilihan-pilihan dengan nyawa sebagai taruhan. Bagaimana insting manusia bekerja dan membuat tokoh tersebut mampu melakukan hal di luar normal yang mendorongnya berbuat sangat jauh, serta alasan-alasan yang sesungguhnya—kerakusan.

Unsur sadistik yang muncul pun halus, namun tidak mengurangi unsur kengerian. Melalui deskripsi yang disampaikan cukup rinci, pembaca bisa membayangkan keseraman yang harus ditemui Kira saat dia berusaha mememangkan diri dalam permainan gila yang dirancang seseorang—entah siapa pun itu.

Menjelang akhir cerita, satu per satu alasan permainan terkuak dan misteri siapa dalang di balik game tersebut pun terbuka. Mengapa Kira yang dipilih? Mengapa harus ada mutilasi? Siapa saja korbannya?

Buru cukup oke namun masih ada beberapa adegan yang tidak pas dengan logika cerita. Ada hal yang sebenarnya cukup mengganggu pembaca tetapi walau demikian, kisah ini masih boleh dikatakan sukses. Apalagi, penulis cukup cermat hingga minim ditemukan kesalahan ketik dan penyelesaian konflik cukup memuaskan jadi pembaca bisa nyaman mengikuti kisah dari awal sampai akhir.

Baca kisah Buru yang ditulis oleh Octa di sini https://www.storial.co/book/buru

Rabu, 20 Desember 2017

Pengulas: N. Eka P. (akun Storial: nekapratiwi27)

[Rabu Review] Legend of Indonesia oleh Baim

Judul: Legend of Indonesia

Ditulis oleh: Baim

Status: Masih Berlanjut

Jumlah bab: 4

Kategori Olahraga & Petualangan

Mulai dari troll, naga, kraken, direwolf, bromance, hingga kisah cinta yang mengharukan, kalian akan menemukan semuanya disini. Cerita petualangan dan fantasi yang akan membuatmu terbawa suasana ceritanya, membahas segala keunikan dari Indonesia,”pengantar penulis.

Petualangan Legend of Indonesia dimulai di Portugis. Jerry adalah seorang pemuda keturunan Portugis yang haus akan petualangan. Di tempat kediamannya, naga menyeramkan yang hobi memakan ternak adalah hal biasa. Untuk menjajal kemampuan dan membuktikkan kedewasaan kepada kakak dan ibunya, Jerry memutuskan untuk bergabung menjadi anak buah kapal Bluesea.

Bahkan sebelum menjadi anggota kapal, hidup Jerry berubah menarik. Terutama ketika ia menemukan pemuda berambut hijau menarik- yang mengaku seorang anak dragonslayer alias pembunuh Naga- dan peliharaan direworf-nya yang usil. Jerry pun semakin tak sabar menyambut petualangannya ketika mengetahui bahwa Eza- si rambut hijau akan bergabung dengan Bluesea. Hari-harinya pasti akan semakin menarik!

“Ayolah, kita butuh tantangan di hidup ini,” – Eza.

Sesuai janji penulis, Legend of Indonesia menawarkan petualangan yang seru, lucu,dan sarat fantasi. Tak hanya naga dan bangsa viking, beberapa nama makhluk fantasi seperti direwolf dan kraken pun disebutkan di empat bab pertama cerita ini. Dari sisi penokohan, kepolosan Jerry yang berbanding terbalik dengan sifat cuek Eza membuat dialog-dialog yang tercipta penuh rasa humor.

Sayangnya, penulis kurang cermat dalam penggunaan tanda baca dan kata depan di-. Akibatnya, beberapa kalimat kurang nyaman dibaca, terlalu panjang, atau kurang efektif. Meski begitu, hal ini tidak mengurangi keseruan petualangan Jerry, kok.

Yuk, ikuti petualangan Jerry sampai ia tiba di Indonesia https://www.storial.co/book/legend-of-indonesia

Rabu, 13 Desember 2017

Pengulas: Eugenia Rakhma (akun Storial: eugeniarakhma)

[Rabu Review] Bahagia Itu Seperti Apa? oleh Buntoro 96

Judul: Bahagia Itu Seperti Apa?

Ditulis oleh: Buntoro 96

Jumlah bab: 5

Status: Masih Berlanjut

Kategori: Pengembangan Diri

Akhir-akhir ini, kalimat “Bahagia itu sederhana,” sering sekali terdengar. Ya, katanya bahagia itu sederhana. Umumnya, semua orang ingin bahagia. Namun tak jarang, masih banyak juga orang yang mencari, bahkan bertanya-tanya, “Bagaimana caranya supaya bahagia?” Nah, “Bahagia Itu Seperti Apa” karya Buntoro 96 akan menjawab pertanyaanmu dalam mencari kebahagiaan.

Yang membuat buku ini asyik untuk dinikmati adalah pemilihan kata-katanya yang sederhana dan contoh cerita keseharian yang mudah dipahami. Judul setiap bab pun sukses menarik perhatian dan memancing rasa penasaran. Tak hanya itu, Buntoro 96 pandai mengemas antara fakta dan pemikiran sehingga setiap paragraf mengalir berkesinambungan. Terasa ringan namun penuh makna.

Melalui lima bab di dalamnya- yang masih akan berlanjut, “Bahagia Itu Seperti Apa” mengajak pembaca untuk melihat ke sekitar, mempelajari, dan menemukan kebahagiaan itu sendiri. Tentu saja, setiap penemuan dapat langsung dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Ketika Anda berkeinginan untuk bahagia, maka dengan sedikit usaha Anda akan langsung bahagia.”

Baca lima bab dari

Bahagia Itu Seperti Apa

yang sudah terbit di https://www.storial.co/book/bahagia-itu-seperti-apa.

Selamat menemukan kebahagiaan!

Rabu, 6 Desember 2017

Pengulas: Eugenia Rakhma (akun Storial: eugeniarakhma)

[Rabu Review] Aku Hanya Mendengarkan Kambing Gunung oleh Reza Reinaldo

Judul : Aku Hanya Mendengarkan Kambing Gunung

Ditulis oleh : Reza Reinaldo

Jumlah bab : 1

Status : Sudah Selesai

Kategori : Cerita Pendek

“Bagaimana perasaanmu bila menemukan seekor kambing di belakang halaman sekolah?”

Biasa saja, pastinya. Itu kan hal normal.

Tapi dia bisa bicara! Kamu pasti akan kabur tunggang langgang ketakutan.

Namun Kevin tidak takut, apalagi lari terbirit-birit seperti melihat hantu di siang bolong. Sebab sejatinya Kevin berada di  belakang sekolah untuk bunuh diri, sehingga berpikir mungkin saja orang yang sedang menuju ajal diberi kemampuan berbicara dengan hewan.

Buku ini berisi kisah tentang seorang pria remaja bernama Kevin. Sebuah kesalahan teknis saat sedang menyetrika celana putih menghancurkan dunia Kevin. Noda yang ditinggalkan setrika itu berwarna kuning dan terletak di bagian bokong. Sejak itu, seisi kelas menjulukinya Kevin-Berak. Dunia SMP tak lagi aman untuknya.

Fabel ini cukup menarik karena menampilkan pesan moral yang dibalut dengan realita bullying yang umum terjadi di sekolah. Bullying bukanlah sesuatu yang keren. Beruntunglah Kevin di cerita ini karena diselamatkan oleh seekor kambing gunung ajaib namun agak sarkas.

Meski bertaburan simile yang agak membuat lelah saat membaca, namun penulis dengan lincah menulis dengan gaya bahasa ala terjemahan yang rapi.

Penasaran sama kisah Kevin dan Kambing Gunung ajaib yang bisa bicara? Baca cerita lengkapnya di storial.co/book/aku-hanya-mendengarkan-kambing-gunung-1

Rabu, 29 November 2017

Pengulas: Ayudya Ariana (akun Storial: ayu11n)