fbpx

Kompetisi Menulis Cerpen #SobatIndomaret Berhadiah Jutaan Rupiah!

Hi, Storialis!

Kamu masih belum bosan dengan kompetisi bulanan yang diadakan Storial, kan?

Setelah berhasil mengadakan kompetisi dengan berbagai tema, genre dan format tulisan setiap bulannya, kali ini bersama Indomaret, Storial mengadakan kompetisi menulis cerpen dengan tema persahabatan dan menjadikan Indomaret sebagai salah satu latar dalam cerpen tersebut, lewat kompetisi menulis cerpen #SobatIndomaret.

Buat kamu yang senang menulis cerpen, kompetisi ini cocok untukmu.

Sudah siap untuk mulai menulis?

Yuk, simak syarat dan ketentuan kompetisi menulis cerpen #SobatIndomaret.

Read More…

#RabuReview #200Ciuman

Dua Ratus Ciuman, begitu Sinar Violet memilihkan judul untuk cerpennya kali ini. Cerita dengan genre apa yang terbayang di benakmu ketika membaca judul cerpen ini? Romance? Thriller? Hmm tapi, ‘Dua Ratus Ciuman’ bisa dikatakan bukan keduanya.

‘Dua Ratus Ciuman’ adalah cerita tentang Mat yang sedang mengumpulkan ciuman sebanyak 200 dalam waktu 48 jam dengan orang yang berbeda, dan Mat melakukannya di tempat umum, Eh, setidaknya beberapa adegan ciuman yang terceritakan seperti itu. Rasanya memang agak janggal jika membayangkan cerita ini mengambil setting di Indonesia, karena budaya asli Indonesia tidak seperti yang diceritakan. Ya, tapi memang tidak dapat dinafikan, di mana batas dunia semakin tipis dengan adanya teknologi informasi, bukan tidak mungkin praktik seperti dalam cerita benar terjadi di Indonesia.

Cerita ini mengalir dengan sangat menarik. Pembaca tidak akan merasa bosan karena disuguhi dengan berbagai macam karakter. Bahkan semakin dibaca ulang, akan terasa mood yang berbeda tiap Mat berhadapan dengan karakter yang berlainan. Selain itu, secara pelan-pelan pembaca mulai digiring pada pesan yang sesungguhnya ingin disampaikan oleh penulis dan tetap memberikan sensasi twist di akhir cerita. Keren.

Sebenarnya apa sih tujuan Mat sampai harus mengumpulkan sebanyak dua ratus ciuman? Baca sampai akhir ya, karena mungkin kamu tak pernah akan menyangka bagaimana penulis menutup ceritanya!
–> http://www.storial.co/book/dua-ratus-ciuman

(af)

#RabuReview #200Ciuman

Dua Ratus Ciuman, begitu Sinar Violet memilihkan judul untuk cerpennya kali ini. Cerita dengan genre apa yang terbayang di benakmu ketika membaca judul cerpen ini? Romance? Thriller? Hmm tapi, ‘Dua Ratus Ciuman’ bisa dikatakan bukan keduanya.

‘Dua Ratus Ciuman’ adalah cerita tentang Mat yang sedang mengumpulkan ciuman sebanyak 200 dalam waktu 48 jam dengan orang yang berbeda, dan Mat melakukannya di tempat umum, Eh, setidaknya beberapa adegan ciuman yang terceritakan seperti itu. Rasanya memang agak janggal jika membayangkan cerita ini mengambil setting di Indonesia, karena budaya asli Indonesia tidak seperti yang diceritakan. Ya, tapi memang tidak dapat dinafikan, di mana batas dunia semakin tipis dengan adanya teknologi informasi, bukan tidak mungkin praktik seperti dalam cerita benar terjadi di Indonesia.

Cerita ini mengalir dengan sangat menarik. Pembaca tidak akan merasa bosan karena disuguhi dengan berbagai macam karakter. Bahkan semakin dibaca ulang, akan terasa mood yang berbeda tiap Mat berhadapan dengan karakter yang berlainan. Selain itu, secara pelan-pelan pembaca mulai digiring pada pesan yang sesungguhnya ingin disampaikan oleh penulis dan tetap memberikan sensasi twist di akhir cerita. Keren.

Sebenarnya apa sih tujuan Mat sampai harus mengumpulkan sebanyak dua ratus ciuman? Baca sampai akhir ya, karena mungkin kamu tak pernah akan menyangka bagaimana penulis menutup ceritanya!
–> http://www.storial.co/book/dua-ratus-ciuman

(af)

#RabuReview #KauAdalahAngin

Apakah kamu pernah merasa begitu terbuai dengan hembusan angin sepoi-sepoi yang pelan namun pasti, sedikit menerbangkan rambutmu, dan sejenak merasakan sensasi yang luar biasa di ragamu? Cerita pendek Kau Adalah Angin barangkali akan memberikan efek yang sama, tapi bukan di ragamu, melainkan di benakmu.

Sebuah prosa yang mengalir dengan damai, diksi yang apik, dan metafora angin yang membuatmu berpikir. Cerita ini seolah sedang berbicara dengan seseorang, jika kamu mengikutinya sampai akhir, maka kamu akan sadar siapa yang sedang dibicarakan oleh tokoh ‘aku’ yang menjadi narator sang angin yang sesungguhnya. Sekaligus membongkar rahasia siapa sebenarnya tokoh ‘aku’ di sini.

Di samping itu, jalan cerita yang dibawakan di sini adalah perjalanan seorang anak yang beranjak dewasa, rangkaian peristiwa yang melibatkan sang anak membuat tokoh ‘aku’ memberinya nasehat-nasehat yang penuh metafora.
Setiap kata yang melibatkan ‘Kau adalah Angin’ memiliki artinya masing-masing di setiap kejadian yang menimpa sang anak.

Dibawakan tanpa adanya dialog membuat kita seperti sedang membaca sebuah buku catatan harian yang ditulis dengan penuh perasaan, atau sebuah prosa yang secara tidak sengaja ditemukan di dalam gudang yang akan dibongkar, atau surat yang ditulis dalam dimensi lain tanpa berharap siapa pun membacanya.

Nikmati desaunya di sini:
http://www.storial.co/book/kau-adalah-angin

#RabuReview #KauAdalahAngin

Apakah kamu pernah merasa begitu terbuai dengan hembusan angin sepoi-sepoi yang pelan namun pasti, sedikit menerbangkan rambutmu, dan sejenak merasakan sensasi yang luar biasa di ragamu? Cerita pendek Kau Adalah Angin barangkali akan memberikan efek yang sama, tapi bukan di ragamu, melainkan di benakmu.

Sebuah prosa yang mengalir dengan damai, diksi yang apik, dan metafora angin yang membuatmu berpikir. Cerita ini seolah sedang berbicara dengan seseorang, jika kamu mengikutinya sampai akhir, maka kamu akan sadar siapa yang sedang dibicarakan oleh tokoh ‘aku’ yang menjadi narator sang angin yang sesungguhnya. Sekaligus membongkar rahasia siapa sebenarnya tokoh ‘aku’ di sini.

Di samping itu, jalan cerita yang dibawakan di sini adalah perjalanan seorang anak yang beranjak dewasa, rangkaian peristiwa yang melibatkan sang anak membuat tokoh ‘aku’ memberinya nasehat-nasehat yang penuh metafora.
Setiap kata yang melibatkan ‘Kau adalah Angin’ memiliki artinya masing-masing di setiap kejadian yang menimpa sang anak.

Dibawakan tanpa adanya dialog membuat kita seperti sedang membaca sebuah buku catatan harian yang ditulis dengan penuh perasaan, atau sebuah prosa yang secara tidak sengaja ditemukan di dalam gudang yang akan dibongkar, atau surat yang ditulis dalam dimensi lain tanpa berharap siapa pun membacanya.

Nikmati desaunya di sini:
http://www.storial.co/book/kau-adalah-angin

Ada giveaway berhadiah buku nih! Sisa waktumu 3 hari lagi dari sekarang!
.
Syaratnya mudah:
-Baca buku #SummerFlings
-Pilih cerita/bab favoritmu
.
Eitss, baca ketentuan selengkapnya di link ini http://www.storial.co/book/summer-flings/31 atau tanya langsung ke @adit_adit yah ?
.
#SFGiveaway #giveaway #bukugratis #bukupilihan #pecintabuku #buku #cerpen #flashfiction #flashstory #bacabuku #pembaca #kumcer #storialco #storial

Ada giveaway berhadiah buku nih! Sisa waktumu 3 hari lagi dari sekarang!
.
Syaratnya mudah:
-Baca buku #SummerFlings
-Pilih cerita/bab favoritmu
.
Eitss, baca ketentuan selengkapnya di link ini http://www.storial.co/book/summer-flings/31 atau tanya langsung ke @adit_adit yah ?
.
#SFGiveaway #giveaway #bukugratis #bukupilihan #pecintabuku #buku #cerpen #flashfiction #flashstory #bacabuku #pembaca #kumcer #storialco #storial

#RabuReview #NamanyaBintang

Kadang cerita tak perlu kata-kata yang terlalu mendayu atau untaian kalimat yang membutuhkan daya pikir tinggi. Cukup sebuah tulisan yang sederhana, tapi mampu menggerakan hati pembacanya. Cerita Pendek berjudul ‘Namanya Bintang’ adalah salah satunya.

‘Namanya Bintang’ bercerita tentang sebuah ketegaran, tentang mimpi, tentang bakti anak pada orang tuanya, tentang segala hal yang berujung pada keluarga. Mengesankan bagaimana penulis membuat cerita ini terasa mengalir. Alur yang melompat-lompat pun tak terasa mengganggu.

Tulisan ini terasa begitu pas menjadi bacaan di tengah suasan Lebaran yang sangat kental dengan aroma kekeluargaan yang hangat. ‘Namanya Bintang’ mengajak kita untuk kembali merefleksikan diri tentang tujuan mimpi kita, tentang peran keluarga di belakangnya.

Meski masih banyak yang bisa dipoles tulisannya, tapi cerita pendek ini berhasil sampai ke hati pembacanya. Mungkin karena si Penulis menuliskannya dengan hati juga.

Ikuti yuk cerita Bintang di sini
http://www.storial.co/book/namanya-bintang

(af)

#RabuReview #NamanyaBintang

Kadang cerita tak perlu kata-kata yang terlalu mendayu atau untaian kalimat yang membutuhkan daya pikir tinggi. Cukup sebuah tulisan yang sederhana, tapi mampu menggerakan hati pembacanya. Cerita Pendek berjudul ‘Namanya Bintang’ adalah salah satunya.

‘Namanya Bintang’ bercerita tentang sebuah ketegaran, tentang mimpi, tentang bakti anak pada orang tuanya, tentang segala hal yang berujung pada keluarga. Mengesankan bagaimana penulis membuat cerita ini terasa mengalir. Alur yang melompat-lompat pun tak terasa mengganggu.

Tulisan ini terasa begitu pas menjadi bacaan di tengah suasan Lebaran yang sangat kental dengan aroma kekeluargaan yang hangat. ‘Namanya Bintang’ mengajak kita untuk kembali merefleksikan diri tentang tujuan mimpi kita, tentang peran keluarga di belakangnya.

Meski masih banyak yang bisa dipoles tulisannya, tapi cerita pendek ini berhasil sampai ke hati pembacanya. Mungkin karena si Penulis menuliskannya dengan hati juga.

Ikuti yuk cerita Bintang di sini
http://www.storial.co/book/namanya-bintang

(af)

Tak dapat dipungkiri, pembuka cerita ini berhasil memberikan kesan yang kuat di benak pembaca dengan pilihan penulis untuk menyematkan kata ‘bercinta’ di kalimat pertama. Ada kesan yang liar, berani, dan mengajak pembaca meneruskan membaca cerita ini.

Illya, Illya menceritakan tentang si tokoh aku yang menuangkan segala perasaannya pada Illya dan kenangan yang menyertainya melalui media lukis. Pembaca akan diajak mengikuti alur rasa si tokoh aku, mulai dari rasa rindu yang menggebu, hingga si tokoh aku mulai menggoreskan warna-warna pada kanvas.

Cerita yang dibuat untuk memenuhi tantangan #nuliskilat, ini sangat pendek. Bahkan, tulisan ini tidak mencapai empat ratus kata. Hebatnya, dengan tulisan sependek ini penulis berhasil menceritakan dengan alur yang rapi. Ada konflik dan twist yang begitu nyata. Sayangnya dalam penulisan cerita ini, tata letak penulisan paragraf agak kurang nyaman untuk dibaca.

Selain masalah estetika penulisan, sisanya benar-benar luar biasa dan pantas untuk direkomendasikan sebagai bacaan di waktu singkatmu.

Baca di sini ya:
http://www.storial.co/book/illya-illya/1

Copyright Storial.co 2020
Shale theme by Siteturner