[BNNS 2017] Pengumuman Pemenang Bulan Nulis Novel Storial 2017

Terima kasih atas partisipasinya dalam proyek menulis #BNNS2017 selama 30 hari atau satu bulan (November 2017) dengan minimal target 50.000 kata.

Akhirnya, naskah Finalis #BNNS2017, telah selesai dinilai oleh juri. Berikut hasilnya.

Gold Winner:

  • Nama: Andriyana
  • Judul Buku: Komidi Putar
  • Mendapat hadiah uang tunai senilai: Rp 3.000.000

Silver Winner:

  • Nama: Triskaidekaman
  • Judul Buku: Conundrum Aspropos
  • Mendapat hadiah uang tunai senilai: Rp 2.000.000

Bronze Winner:

  • Nama: Akaigita
  • Judul Buku: Wasuremono
  • Mendapat hadiah uang tunai senilai: Rp 1.500.000

Readers’ Choice:

  • Nama: Achellia Sugiyono
  • Judul Buku: Elia Hakim
  • Mendapat hadiah uang tunai senilai: Rp 1.000.000

Unique Premise:

  • Nama: Winda Reksa
  • Judul Buku: The Last Carriage
  • Mendapat hadiah uang tunai senilai: Rp 1.000.000

Unforgettable Character:

  • Nama: Johanes Jonaz
  • Karakter: Sadirah dari buku Sadirah
  • Mendapat hadiah uang tunai senilai: Rp 1.000.000

Eye-Catching Cover:

  • Nama: Octa
  • Judul Buku: Ampersand
  • Mendapat hadiah uang tunai senilai: Rp 500.000

Konfirmasi Pemenang:

Para pemenang yang namanya tercantum di atas harap segera melakukan konfirmasi via email ke contact@storial.co dengan subject email: “Pemenang #BNNS2017”.

Pada badan email harap cantumkan:

  • Nama Lengkap
  • Alamat Lengkap (tempat tinggal sekarang, termasuk kode pos dan nama kecamatan)
  • Nomor HP yang dapat dihubungi
  • Nama dan Nomor rekening (sertakan kantor cabang buka)
  • Scan/Photo KTP

Konfirmasi pemenang harap dilakukan sesegera mungkin. Paling lambat kami tunggu tanggal 4 Januari 2018 pukul 10.00 WIB.

Selamat kepada para pemenang!

Untuk yang belum menang, jangan kecewa yah! Semoga kalian mendapatkan kesempatan untuk menang dalam hal lain yang jauh lebih baik.

[Friting Tips] Antara Menulis dan Melawan Waktu

Jika kamu adalah seorang peserta #BNNS2017 lalu terbangun dan mendapati kekuatan untuk mengendalikan waktu, apa yang akan kamu lakukan? Menahan bulan November sampai novelmu selesai?

Banyak kisah-kisah penulis yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menyelesaikan draf pertama novelnya, lalu datang gagasan-gagasan untuk membuat novel dalam waktu satu bulan. Mungkin terdengar mengerikan dan mustahil, namun, tidak ada yang tidak mungkin.

Ada beberapa faktor yang membuat seseorang dapat menyelesaikan novelnya dalam waktu singkat, sementara ada seseorang yang masih berkutat di novel yang sama selama bertahun-tahun. Selain faktor alamiah yang dimiliki tiap orang, ada faktor-faktor lain seperti kedisplinan yang bisa diasah dan menjadi modalmu untuk menyelesaikan sebuah novel dalam waktu yang minim. Untuk itu, mari kita gali faktor-faktor apa saja yang membuat seorang penulis dapat menaklukkan tantangan menulis novel dalam waktu 30 hari.

1. Membuat Kerangka

Faktor yang satu ini sudah sangat konvensional dan hampir terus menjadi salah satu tips paling dianjurkan ketika ada seseorang yang bertanya ‘bagaimana memulai membuat sebuah novel?’.

Kerangka bisa diibaratkan sebagai organ dan sel-sel cerita yang membuat satu komponen hidup. Tanpa, kerangka, sebuah cerita mungkin mudah dimulai, namun akan menemukan kesulitan besar saat hendak mengakhirinya.

Dengan bantuan kerangka, menulis novel dalam waktu 30 hari akan menjadi lebih tertolong karena kamu sudah menyiapkan sel-sel cerita dari awal sampai akhir, dan kita tinggal membuatnya ‘berisi’ dan ‘penuh’.

“Nulis tanpa kerangka itu kayak ngetrip tanpa tujuan mau ngapain atau mau mencapai apa.”  – Triskaidekaman

2. Memaksimalkan Struktur 3 Babak

Struktur 3 babak adalah teori yang sudah dipakai dalam berbagai workshop. Namun masih banyak yang tidak disiplin ketika mengaplikasikannya dalam tulisan. Struktur 3 babak, secara teori adalah; Awal-Tengah-Akhir, di sinilah seorang penulis sudah harus menyiapkan apa yang akan terjadi di ketiga babak tersebut, dengan begitu adegan-adegan krusial yang hendak ditulis berada di babak yang tepat.

Singkatnya, kamu harus memikirkan awal, tengah, akhir sebuah cerita dengan gambaran yang jelas, dengan patokan tersebut kamu bisa merangkai adegan-adegan apa yang bisa membawa cerita tersebut menginjak babaknya masing-masing. Jika ada perubahan di tengah cerita, atau ingin mengubah ending ketika cerita nyaris selesai, pastikan ada motivasi dan alasan yang jelas mengapa pilihan keduamu bisa menjadi lebih baik dari pilihan pertama.

3. Menulis di Mana Saja dan Kapan Saja

Ini adalah salah satu faktor penting untuk menaklukkan novel sebanyak 50.000 kata dalam waktu 30 hari. Kamu tidak bisa menunggu sampai malam untuk mendapat inspirasi, atau berkhayal berjam-jam untuk membuat plot cerita. Pastikan tanganmu siap mencatat di mana saja, dan setiap ada ide atau adegan yang hinggap di kepala, catat semua detail tersebut. Tidak perlu langsung merangkai narasinya atau dialognya, kamu cukup gambarkan apa yang sebenarnya terjadi dalam adegan tersebut, dan apa yang hendak kamu sampaikan.

4. Ciptakan Suasana yang Menyenangkan

Menulis dalam waktu 30 hari sudah pasti akan menguras energi, belum lagi urusan-urusan duniawi yang senantiasa merecoki. Untuk itu, anggaplah menulis sama pentingnya seperti bernapas, ciptakan suasana yang menyenangkan dan dapat meningkatkan gairah menulismu, jangan gairah yang lain.

Salah satu cara menciptakan suasana yang menyenangkan adalah menyusun Moodboard; mengumpulkan foto-foto tertentu seperti lokasi tujuan wisatamu atau tempat yang menyimpan banyak kenangan, atau kamu juga bisa menyusun musik-musik tertentu, menciptakan playlist khusus, agar kamu terus merasa nyaman dengan situasi dan bisa fokus dalam mengembangkan cerita.

Nah, empat faktor di atas sangat menentukan perkembangan tulisan kamu dalam waktu satu bulan. Dalam Bulan Nulis Novel Storial kali ini, kamu akan ditantang menjadi penulis yang disiplin, fokus, sekaligus cepat. Eits, jangan lupa untuk sering-sering cek kalender, ya!