fbpx

Kompetisi Menulis Cerpen #SobatIndomaret Berhadiah Jutaan Rupiah!

Hi, Storialis!

Kamu masih belum bosan dengan kompetisi bulanan yang diadakan Storial, kan?

Setelah berhasil mengadakan kompetisi dengan berbagai tema, genre dan format tulisan setiap bulannya, kali ini bersama Indomaret, Storial mengadakan kompetisi menulis cerpen dengan tema persahabatan dan menjadikan Indomaret sebagai salah satu latar dalam cerpen tersebut, lewat kompetisi menulis cerpen #SobatIndomaret.

Buat kamu yang senang menulis cerpen, kompetisi ini cocok untukmu.

Sudah siap untuk mulai menulis?

Yuk, simak syarat dan ketentuan kompetisi menulis cerpen #SobatIndomaret.

Read More…

Kompetisi Menulis #TimurBercerita Bersama T-Perpus Berhadiah Puluhan Juta Rupiah!

Hai, Storialis!

Storial.co bersama T-Perpus menantang kamu menulis novel dengan mengangkat latar cerita di Timur Indonesia. Setiap peserta bebas menulis cerita dengan genre apa pun selama cerita tersebut masuk dalam #TimurBercerita. Kamu punya kisah tak terlupakan di Timur Indonesia? Yuk, ikut kompetisi Storial dan T-Perpus di bulan Desember ini!

Syarat Utama Kompetisi

  1. Wajib follow media sosial Storial Twitter Instagram Facebook dan T-Perpus Instagram
  2. Repost/re-share e-flyer lomba #TimurBercerita di akun media sosialmu sebagai tanda pendaftaran. Cantumkan username akun Storial milikmu di kolom caption Instagram atau tweet-mu. Jangan lupa untuk tag/mention @storialco dan @t.perpus
  3. Upload novelmu ke website Storial

Read More…

Kompetisi Menulis Novel Tahunan #BNNS2019 Berhadiah Total 10 Juta Rupiah!

Hai, Storialis!

Bertepatan dengan hari jadi Storial yang ke-4 di bulan November, Storial kembali menantang kamu untuk mengikuti kompetisi menulis novel; Bulan Nulis Novel Storial (BNNS). Dalam kompetisi ini, kamu bisa menulis novel dengan tema BEBAS dan harus SELESAI selama satu bulan penuh.

Berani menerima tantangan ini? Sila simak syarat dan ketentuannya berikut ini!

Read More…

Panduan Karakter dan Dunia Mobile Legends: Bang Bang #StorialElexBangBang e-Novel Challenge

MLLBB Worldview

An expansive universe composed of countless planes of existence, each filled with different worlds, paralleling and intersecting one another – At the junction of all planes lies the Land of Dawn. Heroes and villains alike covet the ultimate treasure of this fabled land – The Twilight Orb.

In the Land of Dawn, the Twilight Orb is a symbol of spiritual faith and supreme power. For eons, the Twilight Orb was spoken of only in tales, while its true existence was never found. Legend has it that only the strongest being of the entire universe shall possess the Orb’s mysterious and elusive power. Over time, war spread throughout the planes of existence as countless factions, both good and evil, sought to obtain the Twilight Orb for themselves. All in the vain pursuit of becoming the destined ruler of the entire universe.

At the dawn of time, the Creator gave birth to the Lord of Light and the Lord of the Abyss, who rule over the forces of Orders and Chaos, respectively. They were commanded to maintain balance within the universe. However, the two Lords failed in doing so – In a selfish pursuit of power, the two Lords began to fight for control over the universe. Very quickly, the entire universe was consumed by the flames of war. The Lord of the Abyss gradually grew in power and became evermore aggressive in his conquest, all the while searching for a chance to achieve domination. Overtime, the Lord of Light began to fall in power and the Lord of the Abyss began to cast his attention towards the Twilight Orb for ultimate power.

Aside from the Lords of Order and Chaos, the Creator brought a third race of beings into the universe to protect the Twilight Orb and help preserve the balance between the two divine Lords – The Ancient Ones they were called.

The Lord of the Abyss rampantly searched for the Twilight Orb, with which he hoped to seal away the Lord of the Abyss and conquer all the planes. One after another the Ancient Ones began to fall as he fulfilled his ambitions. However, for a while, the Ancient Ones tried to avoid the confrontation and maintained the peace of the universe in defensive ways.

As the forces of power collided, the Twilight Orb was torn into pieces. At the brink of death, the Ancient Ones spread the fragments of the Twilight Orb to every corner of the Planes. Both the Ancient Ones and the Lord of Light sacrificed themselves to seal the Lord of the Abyss into the Southern Abyss. In the end, the Lord of Light exhausted all his strength and fell into a long slumber within the Empire. Finally, the Holy War came to an end.

Under the command of the Creator, the last survivors of the Ancient Ones returned to the Land of Dawn, with the hope to protect the land and its people. Unfortunately, they failed to revive the fallen Ancient Ones and mysteriously disappeared.

Without protectors, peace within the Land of Dawn breaks apart. All tribes, heroes, kingdoms of this fabled land take aim to rule the world once more. Deep beneath the depths of the darkness, the Lord of the Abyss is slowly regenerating. The war has just begun.

Read More…

Kompetisi Menulis e-Novel Challenge #StorialElexBangBang Berhadiah Belasan Juta Rupiah!

Hai, Storialis!

Di bulan Oktober ini, Storial kembali menyelenggarakan kompetisi menulis. Kompetisi kali ini merupakan hasil kolaborasi antara Elex Media Komputindo dan Moonton, yaitu: e-Novel Challenge #StorialElexBangBang. Tema kompetisi kali ini adalah Humanisme. Artinya, kamu bisa menulis tentang persahabatan, kekeluargaan, atau hal lainnya yang masih mengandung nilai-nilai humanisme. 

Melalui tema tersebut, setiap peserta diwajibkan menulis dengan menggunakan karakter-karakter dari permainan Mobile Legends: Bang Bang (MLBB)Untuk karakter, setiap peserta boleh menggunakan karakter mana pun dari permainan Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) sebagai karakter dalam tulisannya. Setiap tulisan yang diikutsertakan dalam kompetisi ini harus diunggah ke platform Storial dengan menggunakan kategori Fantasi.

Hadiah:

  • Juara 1: Rp3.000.000 + paket buku senilai Rp1.000.000 + voucher Gramedia senilai Rp750.000 + e-voucher Gramedia.com senilai Rp250.000
  • Juara 2: Rp2.000.000 + paket buku senilai Rp1.000.000 + voucher Gramedia senilai Rp500.000 + e-voucher Gramedia.com senilai Rp250.000
  • Juara 3: Rp1.000.000 + paket buku senilai Rp1.000.000 + voucher Gramedia senilai Rp250.000 + e-voucher Gramedia.com senilai Rp250.000

Syarat utama:

  1. Wajib follow media sosial Storial dan Elex Media Komputindo
  2. Re-share/re-post e-flyer kompetisi di media sosial yang paling aktif kamu gunakan, mention/tag akun Storial & Elex Media dengan menyertakan username akun Storial milikmu serta gambaran singkat tentang cerita yang kamu tulis di kolom caption/tweet-mu
  3. Tulis dan unggah cerita berdasarkan karakter Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) versimu di Storial (bisa melalui website browser atau aplikasi Storial)

Ketentuan umum:

  1. Periode kompetisi berlangsung dari tanggal 28 Oktober – 28 Desember 2019
  2. Naskah harus ditulis dalam Bahasa Indonesia
  3. Naskah harus orisinal dan belum pernah diikutsertakan/dipublikasikan dalam bentuk apa pun dan di kompetisi mana pun
  4. Peserta diperbolehkan mengirimkan lebih dari satu karya
  5. Keputusan juri bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat

Ketentuan Khusus:

  1. Unggah tulisanmu di platform Storial.co
  2. Kategori yang digunakan adalah Fantasi
  3. Tema yang digunakan adalah Humanisme (persahabatan, kekeluargaan, dll…)
  4. Tulis di kolom deskripsi bukumu hal-hal berikut: Nama Lengkap/Nama Pena, Media Sosial, Kalimat berikut: “Novel ini ditulis dalam rangka mengikuti kompetisi e-novel challenge #StorialElexBangBang 2019 yang diadakan oleh Storial, Elex Media Komputindo, dan Moonton
  5. Panjang naskah 30.000 – 40.000 kata
  6. Naskah tidak mengandung unsur SARA maupun pornografi
  7. Gunakan kata kunci/label: “StorialElexBangBang”, “MLBBElexStorial”, dan judul novel yang kamu tulis (tanpa tanda petik dan tanpa spasi). Tutorial Cara menulis di Storial lewat website browser bisa dilihat lewat link berikut: bit.ly/menulisceritadistorial.

Ketentuan promosi:

Setelah mengunggah novelmu ke Storial, kamu wajib melakukan promosi melalui media sosial masing-masing dengan menyertakan kutipan dan link tulisanmu.

  1. Medium promosi: Twitter, Instagram, Facebook (bebas menggunakan media sosial yang menurutmu paling efektif untuk mempromosikan ceritamu)
  2. Gunakan hashtag: #CeritainAja, #StorialElexBangBang, #MLBBElexStorial
  3. Mention/tag semua akun media sosial Storial dan Elex Media
  4. Cantumkan link tulisanmu di Storial.co setiap kali kamu berpromosi cerita di media sosial

Pengumuman pemenang:

Pemenang kompetisi ini akan diumumkan pada Selasa, 28 Januari 2020 di website dan seluruh media sosial milik Storial dan Elex Media.

Apa kamu siap menerima tantangan ini?

Daftar sekarang melalui link berikut: bit.ly/storialelexbangbang!

Berburu Pahala dan Hadiah dengan Ikutan #30HariTebarKebaikan di Bulan Ramadan

Bulan Ramadan merupakan bulan penuh berkah dan ajang bagi setiap orang untuk berburu pahala sebanyak-banyaknya. Untuk bisa meraih semua itu, ada berbagai cara yang bisa kamu lakukan, selain menjalankan puasa selama satu bulan penuh dan melaksanakan ibadah lainnya, yaitu dengan membaca buku dan ikutan #30HariTebarKebaikan lewat buku-buku yang kamu baca.

Siapa bilang, kalau baca hanya menguntungkan diri sendiri?

Dengan membaca dan ikutan #30HariTebarKebaikan ini, kamu bisa membuktikan kalau membaca nggak cuma membawa kebaikan  untuk diri sendiri, tapi juga orang lain.

Gimana caranya? Simak tulisan berikut ini! Read More…

#NulisSukaSuka: Tulis Novel Sesuka Kamu, Berhadiah Total 15 Juta Rupiah!

Menulis selama satu bulan penuh dengan tema dan jumlah kata yang sudah ditentukan bukanlah sesuatu yang mudah. Tapi, hal ini bukan berarti mustahil untuk dilakukan.

Setelah sukses menyelenggarakan kompetisi #HappyGirl di bulan April, Storial dan Nulisbuku kembali mengadakan kompetisi menulis novel bertema #NulisSukaSuka. Dalam kompetisi kali ini, kamu bisa menulis apa pun yang kamu suka selama kamu menikmati proses menulis yang akan kamu lakukan.

Kalau kamu senang nulis novel fantasi? Maka, tulislah. Kalau kamu mau nulis cerita misteri dan horor? Maka, segera tulis. Kalau kamu lagi punya ide mau nulis tentang kisah percintaan yang dibumbui persahabatan? Maka, segera ikutan kompetisi #NulisSukaSuka. Read More…

Kiat Mengatasi Kemacetan dalam Menyelesaikan Naskah Novel

Hai, Storialis!

Apakah kamu pernah mengalami masalah dalam menyelesaikan naskah novel kamu? Sementara kamu hanya punya waktu satu bulan untuk menyelesaikan naskahnya?

Jangan khawatir, Storialis. Dalam tulisan kali ini akan membahas mengenai salah satu strategi yang bisa kamu lakukan supaya bisa mengatasi kemacetan dalam menulis, sehingga kamu bisa menyelesaikan naskah novel kamu dalam waktu cepat. Terutama buat kamu yang saat ini sedang mengikuti tantangan menulis BNNS 2018 yang diadakan Storial. Adakah diantara kalian yang mengikuti tantangan ini?

Mau tahu bagaimana cara mengatasinya? Simak terus tulisan ini, yah.

Strategi tiga kata

Dalam sebuah buku berjudul Creative Writing: Tip dan Strategi Menulis Cerpen dan Novel karya A.S Laksana, ada satu bab yang membahas mengenai strategi tiga kata yang bisa dilakukan dalam membantu seseorang dalam menyelesaikan naskah novel.

Seperti namanya, “strategi tiga kata” ini hanya memerlukan tiga kata sebagai alat bantu kamu dalam membuat tulisan yang dapat mengalir dengan cepat.  Yang perlu kamu lakukan hanyalah menulis dengan memanfaatkan tiga kata tersebut untuk menyusun paragraf pertama.

Pertama, gunakan salah satu kata untuk mengawali tulisan kamu. Sementara dua kata lainnya bebas kamu tempatkan di mana saja. Dengan melakukan cara ini kamu akan terhindari dari pembukaan-pembukaan klise yang banyak digunakan penulis lainnya dalam menulis, seperti “Pada suatu hari…” atau “Matahari pagi mengirimkan sinarnya….” atau “Matahari begitu terik siang itu.”

Dalam menggunakan teknik ini, sebaiknya gunakan sudut pandang orang ketiga menggunakan kata “dia” atau “ia” dan bukan sudut pandang orang pertama menggunakan kata “aku”.

Mengapa hal itu perlu dilakukan?

Karena untuk menghindari tulisan kamu menjadi pidato pernyataan sikap.

Langkah berikutnya, siapkan jam untuk membatasi waktu menulis kamu. Tentukan waktu menulis secara cepat yang akan kamu lakukan. Misalnya, menulis cepat dalam waktu lima menit, sepuluh menit, atau lima belas menit. Tentukan waktu menulismu sendiri.

Jika kamu sudah menyiapkan tiga kata dan menetapkan waktu menulis, maka mulailah menulis dengan tiga kata yang sudah kamu tentukan dan selesaikan dalam waktu yang sudah kamu tentukan sebelumnya.

Keajaiban otak

Mengapa menulis menggunakan tiga kata dapat membantu kamu menemukan cerita?

Sesungguhnya itulah keajaiban otak. Perangkat ajaib di kepala kita memiliki kemampuan berasosiasi. Ia bisa merangkai dan menghubungkan hal-hal atau dalam kasus ini adalah kata, yang tampaknya tidak saling berkaitan.

Misalnya saja kata panci dengan kendaraan bermotor, maka otak akan memberi tahu bahwa panci bisa digunakan sebagai helm pengaman. Kemudian, kata panci bisa dihubungkan dengan penjahat, maka otak akan memberi tahu bahwa panci bisa kamu gunakan sebagai alat untuk memukul penjahat.

Kecerdasan otak untuk berasosiasi itulah yang dirangsang oleh tiga kata yang kita pilih secara acak. Satu paragraf, selalu berisi satu pikiran utama. Ketika kamu dipaksa untuk memasukkan tiga kata acak itu dalam satu paragraf, maka kamu dipaksa untuk menggunakan tiga kata acak itu untuk menyusun kalimat-kalimat yang menopang satu pikiran utama. Dengan melakukan hal tersebut, hasilnya adalah sebuah cerita yang kamu sendiri tidak pernah menduga sebelumnya.

Setelah menyelesaikan satu halaman, biasanya kita bisa meraba ke mana arah cerita. Saat itu, kamu bisa membuat kerangka cerita untuk mendapatkan kemungkinan terbaik yang bisa kamu kembangkan dengan “benih” cerita yang sudah kamu dapatkan.

Ketika kerangka cerita kamu sudah kokoh, menulislah dengan cepat. Dengan asumsi bahwa satu halaman kamu tulis dalam waktu sepuluh menit, maka untuk satu bab novel yang panjangnya tujuh halaman, draf awal tulisan kamu akan selesai hanya dalam waktu satu jam lebih sepuluh menit.

Khawatir cerita kamu akan berantakan dengan cara menulis seperti itu?

Kamu nggak perlu khawatir, pada tahap editing, yaitu tahap selanjutnya dari proses penulisan, otak kamu akan menatanya menjadi satu cerita yang utuh. Ingatlah perangkat ajaib di kepala kamu itu memiliki kemampuan melakukan asosiasi.

Karena itulah, gunakan strategi tiga kata untuk menulis secara cepat. Menulislah seperti kamu berbicara. Hal itu dapat membantu kamu melawan kemandekan dalam menulis cerita. Jangan biarkan diri kamu tenggelam dalam upaya menulis yang tertatih-tatih. Melakukan pekerjaan secara tersendat-sendat akan membuat kamu merasa cepat lelah dan cepat bosan saat menulis.

Kamu perlu menulis cepat karen masih banyak hal yang harus kamu lakukan di luar menulis. Kamu masih perlu membaca agar pengetahuan dan kreativitas kamu tidak surut. Kamu akan mandek jika tidak mau membuka diri terhadap segala yang ada di sekitar kamu. Perkaya strategi literer kamu dengan membaca, ya, Storialis.

Ya, itu dia strategi yang bisa kamu lakukan dalam  menulis dan menyelesaikan naskah novel kamu. Semoga, tulisan ini dapat membantu kamu dalam menyelesaikan tantangan menulis novel BNNS 2018, yah. Tetap semangat, Storialis!

 

Copyright Storial.co 2020
Shale theme by Siteturner