TIGA DUNIA oleh Rama

(featured review – Editor’s Choice Week #7)

Kamu suka cerita bergenre fantasi? Kalau iya coba deh baca buku
Tiga Dunia ini.

Mari berkenalan dengan Datan Woudward yang merupakan berdarah
Ingra – jenis paling langka, paling asing, golongan ras terakhir, kaum
terpilih, terbaik di antara semuanya. Datan tinggal di Tormera bersama dengan
Ayahnya, Mattan Woudward, adalah seorang Haedin – Si Perenung.  Selain ras Ingra, Haedin, masih ada dua ras lainnya, Bangsa Marra – si penguasa perairan dan Urgut – Si Tubuh Besar. Kita juga akan masih banyak dikenalnya pada tokoh-tokoh
imajinatif lainnya di Tiga Dunia

Pada bagian prolog kita sudah disuguhi pemberontakan Mattan pada
Sang Raja Ein, yang berakhir dengan terlemparnya Sang Raja ke luar Jendela,
yang sebelumnya suddah terluka ditikam oleh Mattan. Adegannya sudah cukup menyulut
penasaran atas kisahnya.

Sementara pada chapter berikutnya, cerita sudah berloncat dengan
kehidupan Datan. Pada suatu malam, di pasar malam mendadak ada kejadian luar
biasa yang mempertemukan Datan dengan Ana – seorang Marra – yang mengaku
mengenal Ayah Dattan, dan menyebut hal suatu hal mengenai Persaudaraan Royan. Hmm…
sebenarnya siapakah Ana? Apa itu persaudaraan Royan? Dan lalu adakah
keterkaitan masa lalu Mattan, sang Ayah, dengan kehidupan Datan selanjutnya?

Worldbuilding yang
dibuat penulis benar-benar luar biasa. Penulis berhasil membawa para pembaca
masuk ke dalam dunia di cerita ini. Penggambaran karakter yang kuat, nama-nama
tokoh dalam cerita yang imajinatif, latar cerita yang mengagumkan, semuanya
dideskripsikan secara detail, seakan membuat cerita ini benar-benar nyata. Seolah-olah
kita bisa merasakan bahwa dunia dalam cerita ini memang ada.

Tiga Dunia ini berhasil membuat imajinasi kita bermain kuat. Rasanya
seperti membaca Lord of The Ring, Harry Potter, Narnia, atau sebutlah buku
bergenre fantasi best-seller lainnya. Buku ini benar-benar worth to read, dan gratis kamu baca di Storial (well, setidaknya
masih begitu)

Penasaran kan? Ikuti cerita seru Datan dengan klik tautan
berikut : http://www.storial.co/book/tiga-dunia

Menuju Senja oleh Harun Malaia

(Featured Review – Editor’s Choice Week #7

Menuju Senja merupakan sebuah buku yg di dalamnya berisi
kumpulan flash fiction. Saat ini ada 9 cerita di dalamnya dan masih berlanjut. Masing-masing
cerita yg digarap dengan sangat apik oleh penulisnya. Cerita-cerita ini
merupakan bentuk keikutsertaan penulis atas tantangan menulis flash fiction
setiap minggu, Sebelum diposting di Storial.Co, penulis sudah terlebih dahulu
mempublikasikannya di blog pribadi milik penulis – setahundifakfak.wordpress.com

Ide ceritanya sederhana, tetapi penulis berhasil membuat sesuatu
yang sederhana tersebut menjadi sebuah cerita yang menarik. Penggunaan bahasanya
juga mudah dipahami, hanya mungkin karena terbentur dengan jumlah kata-kata,
sering kali cerita tidak tergambarkan utuh, dan mengajak pembaca untuk ‘berpikir’,
dan justru dengan begitu cerita ini menjadi berkesan.

Kesamaan cerita dalam buku ini selalu menggunakan sudut pandang
‘aku’. Dengan menggunakan sudut pandang ini, membuat pembaca selalu
bertanya-tanya siapakah ‘aku’ ini dan otomatis akan membawa pembaca mengikuti
cerita sampai selesai. Dan selalu saja si penulis berhasil membuat pembaca
melongo di akhir cerita. It’s always been
ended with a twist ending.

Ikutin yuk fiksi-fiksi kilat nya – hati-hati baper *caution alert*

http://www.storial.co/book/menuju-senja

[wpvideo C7UUJYKD]

Halo Storialis!

Kali ini Storial ingin memperkenalkan featured writer satu lagi yang nangkring di halaman web Storial.co nih.

image

Namanya Anizabella Lesmana. Gadis 23 tahun ini ternyata sudah gemar menulis dari usia muda. Tulisan digitalnya mulai di-publish sejak Bella – panggilan akrabnya – umur 15 tahun. Seperti kebanyakan penulis lainnya, blog menjadi salah satu wadah bagi Bella untuk menyalurkan ide-ide yang ada di kepalanya dalam bentuk tulisan, bisa berupa cerpen atau hanya sekedar buah pikiran yang butuh banget ditulis. Tulisan-tulisan digital dari penggemar Paulo Coelho dan Haruki Murakami ini dapat kamu nikmati di blog pribadinya : https://anizabelles.wordpress.com/

Sebagai featured writer di Storial.co, pastinya salah satu cast dalam Film Cinta Dalam Kardus yang juga hobby bernyanyi ini punya karya yang sudah diterbitkan di Storial.co. Dengan akun 

@anizabelle, Bella menerbitkan buku berisi kumpulan ceritanya dengan judul Collected Dreams

Collected Dreams yang saat ini masih terdiri dari 14 bab – dan masih berlanjut – berisi tentang tulisan-tulisan singkat mengenai impiannya, hayalan, dan ide-ide lain yang terlintas dalam pikirannya. Menurut Bella, dengan adanya fitur Storial.co yang memungkinkan penulis bisa menerbitkan tulisannya walau hanya per bab, itu sangat membantu dirinya juga untuk termotivasi melanjutkan tulisannya yang selama ini masih tersimpan dalam file di komputernya atau hanya dibagikan ke teman-teman terdekatnya.

Dengan adanya Storial.co, Bella mengharapkan dan mendoakan semoga Storial makin menginspirasi dan memotivasi para penulis yang lain untuk terus berkembang dan semoga makin canggih juga..Harapan lainnya juga, semoga bisa segera ada aplikasi sehingga memudahkan penulis untuk bisa langsung update tulisan, bikin buku ,dan semuanya. “Just a click away,” tambah Bella mengakhiri harapannya melalui video yang dikirimkannya pada Storial.co.

Thank you, Bella!

“Dalam
Sujud Kita Beda” oleh Lou

(Featured Review – Editor’s Choice Week #6)

Tema yang fresh! Tentang dua orang yang saling merindukan satu sama lain,
tentang dua orang yang saling mencintai, namun terhalang prinsip masing-masing.
Cerita pop lainnya dengan mengangkat
tema yang cukup berani untuk dimunculkan pada masa sekarang tapi tidak terkesan
tabu.

Penulisnya memilih mengutip lirik lagu Peri
Cinta punya Marcel Siahaan untuk diijadikan sinopsisnya – kisah cinta beda
agama. Diceritakan dengan POV orang pertama – kisah cinta si tokoh Aku, yang
beribadat ke gereja dan Gibran, seorang yang menjalankan shalat 5 waktu. Meski
terdengar klise namun penulis berhasil menyusun cerita dengan apik, rapi,
padat, sederhana dan menarik di tiap chapter.
Pembaca dibawa menikmati emosi yang dicurahkan langsung oleh penulis lewat kata
demi kata yang nggak terlalu sulit untuk dicerna, karena pengemasan kata yang
kreatif dengan tidak mengulang penggunaan kata yang sama.

Belum lagi sisipan kutipan pada komentar
pengarang yang original yang dapat membuat emosi pembaca tumpang tindih setiap
kali membaca. Kesalahan tulis juga nggak mempengaruhi banyak atau tidak
memberikan efek buruk bagi keseluruhan tulisan, malah hampir tidak menemukan
hal demikian. Minim typo yang
mengindikasikan bahwa berkali-kali penulis membaca tulisan ini, adalah nilai plus bahwa cerita ini ditulis dengan
tulus.

Penasaran? yuk baca di sini : http://www.storial.co/book/dalam-sujud-kita-beda

Bullies
oleh Okke Sepatumerah

(Featured Review Editor’s Choice – Week #6)

Tulisan yang ringan dan captivating sekali !!!

Terutama pada bagian dialog yang membuat
seolah-olah pembaca juga hadir di tempat yang sama dan menyaksikan langsung
kejadiannya. It’s really cool!
Terlebih lagi dengan pemanfaatan tema sosial masyarakat urban metropolitan dewasa ini, yang super up-to-date dengan pemahaman penulis akan merek-merek ternama dan
mengangkat tema digital sosial media yang trend
sekarang ini seperti Facebook dan Instagram.

Tema pop-culture
dibalut dengan konflik-konflik umum-lah yang membuat tulisan ini ringan, simple dan dibawakan dengan gaya bahasa
yang renyah serta nggak sulit untuk dipahami. Bahkan ketika dibaca dan sedikit
menemukan kesalahan pada tanda baca, atau cara penulisan satu kata, sama sekali
nggak mempengaruhi ke-antusiasme-an
pembaca. Belum lagi bagaimana penulis menggambarkan karakter-karakter yang ada,
mendetail tapi nggak kentara, ditambah eksekusi tempat juga dijabarkan dengan
baik, serta penanda waktu antara flashback
dan present day juga jelas sehingga
membuat pembaca tidak bingung menebak-nebak.

 #Bullies ini menceritakan tentang karakter
Sophie, seorang fashion reporter di majalah perempuan sekaligus fashion
Instagrammer – pekerjaan yang mapan di lingkungan yang bergengsi dan memiliki
badan ramping yang diidamkan banyak perempuan. Namun sebenarnya Sophie masih
memiliki trauma masa lalu. Undangan reuni SMU mengingatkannya pada masa-masa
terpedih dalam hidupnya. Meski dengan segala hal yang Sophie miliki, Sophie
tetap merasa dihantui ketakutan yang sangat untuk datang ke reuni tersebut,
bahkan untuk membalaskan sakit hatinya. Cerita ini akan membawa kita menemani
Sophie menyelesaikan ketakutan dan kebencian terbesarnya akibat bullying yang dulu dia terima.

Overall,
this is one hell of local Chick Lit.
Para penikmat cerita-cerita Chick Lit pasti senang dan menikmati tulisan ini.  

yuk ikutin ceritanya di sini : http://www.storial.co/book/bullies

Yeay!!!

Setelah penantian panjang untuk mengumpulkan pemenang, akhirnya Storial.co dan Nulisbuku berhasil mendapatkan pemenang untuk kompetisi menulis #DearMama yang diselenggarakan pada tanggal 8 – 14 Desember 2015 lalu.

Inilah para pemenangnya : 

  1. Percakapan Bisu dengan Mama – Rizal Iwan
  2. Sang KehilanganMuhammad Ariqy Raihan
  3. Hujan di Bulan JuniDewiyana Nina
  4. Ibu yang Kubenci Tak Akan Pernah Sama dengan Ibu yang Kalian CintaiSaffi Alima
  5. 3 Aroma IbuParlina Wi

Kelima pemenang di atas berhak mendapatkan masing-masing 1 eksemplar buku berisi naskah-naskah terbaik #DearMama – pastinya, karyanya juga dibukukan dong – dan merchandise dari Nulisbuku.

Sementara pemenang dari karya terbaik kompetisi menulis #DearMama : Percakapan Bisu dengan Mama – Rizal Iwan, berhak mendapatkan uang tunai sebesar Rp 500,000,00 dan 3 eksemplar buku berisi naskah-naskah terbaik #DearMama, serta merchandise dari Nulisbuku.

Selain itu, 200 naskah terbaik telah dibukukan melalui Nulisbuku dan royalti yang diperoleh dari penjualan buku nantinya akan disumbangkan.

Bagi kelima pemenang, silahkan kirim email konfirmasi ke : send@nulisbuku.com dan thestorial@gmail.com sertakan nama, kontak social media dan nomor HP yang bisa dihubungi untuk info selanjutnya terkait dengan distribusi hadiah.

Terima kasih atas partisipasi teman-teman semua dan selamat bagi para pemenang! 

thestorial:

Dear Storialists!

Inilah Pemenang Proyek Menulis #Jalan2INDONESIA bersama Walk Indies Tour :

1. Banda Aceh – Fendi Hamed Panga 

2. Lamaran Jingga, Kalibiru – Lou 

3. Fajar dan Senja di Kota Padang – Nadira Maysha Fatihani

4. Jejak KamasanPutri Widia

5. Pesona JoglosemarDheka

Bagi 5 pemenang yang terpilih untuk mengikuti tour Jakarta dan mendapat merchandise dari Walk Indies Tour silahkan kirim email konfirmasi ke : thestorial@gmail.co sertakan nama, kontak social media dan nomor HP yang bisa dihubungi untuk info selanjutnya.

Dear Storialists!

Inilah Pemenang Proyek Menulis #Jalan2INDONESIA bersama Walk Indies Tour :

1. Banda Aceh – Fendi Hamed Panga 

2. Lamaran Jingga, Kalibiru – Lou 

3. Fajar dan Senja di Kota Padang – Nadira Maysha Fatihani

4. Jejak KamasanPutri Widia

5. Pesona JoglosemarDheka

Bagi 5 pemenang yang terpilih untuk mengikuti tour Jakarta dan mendapat merchandise dari Walk Indies Tour silahkan kirim email konfirmasi ke : thestorial@gmail.co sertakan nama, kontak social media dan nomor HP yang bisa dihubungi untuk info selanjutnya.

Testimony from Okke Sepatu Merah

image

Hai
Storialis..

Sudah kenal
dengan Okke Sepatu Merah? Yups, penulis ini sudah menerbitkan  sekitar 13 buku, beberapa di antaranya
merupakan proyek menulis bersama dengan penulis lain seperti, Trinity, Adhitya
Mulya, Ninit Yunita, Raditya Dika, dan beberapa nama laiinya. “Perempuan-perempuan
tersayang”  merupakan karya bukunya yang
terbaru, yang diterbitkan tahun 2015. Atau mungkin kamu pernah baca bukunya yang
lain, seperti “Heart Block : Biar Cinta Menemukanmu”, “Pre Wedding Rush”,
“Istoria da Paz”, atau “Indonesia Idle”?

Perempuan
kreatif satu ini juga rupanya nggak cuma cinta nulis, tapi juga suka
menggambar, coba cek deh Instagramnya @sepatumerah. Oh iya, satu lagi! Okke
juga aktif sebagai pengajar loh. Melalui email, Storial bikin wawancara singkat
dengan Okke, ini intisarinya

Apa sih yang jadi alasan Okke gabung di Storial?

 “Alasannya
pengen punya wadah untuk :

(1)  
berlatih menulis fiksi dengan audience di luar blog hellosepatumerah.com

(2)  
untuk menaruh beberapa karya
yang ngkga beres dari zaman dahulu, yaa kalo karya yang nggak beres dibikin live, siapa tau kan jadi beres karena
tuntutan yang baca.

(3)  
ngeliat potensi satu naskah,
disukai atau nggak”.

Sudah
berapa buku yang dituliskan di Storial?

Di Storial.Co,
Okke sudah menulis 2 buku, yaitu “Bullies” dan “Catfight”. Menurut Okke, kedua
tulisan tersebut sebenarnya merupakan merupakan naskah lama yang terputus, yang
selama ini masih tersimpa di harddisknya.
Kedua naskah ini kemudian disunting dan disesuaikan ulang agar tetap nyambung dengan masa kini.

Fitur
apa yang Okke suka
dari Storial ?
.

“Fitur
co-writing ini menarik banget sih, sejujurnya, walaupun belum pernah nyoba :)”

Oh iya, FYI,
kalau kita lihat di Goodreads,dari 13 bukunya, yang paling popular adalah “The
Journey”, buku hasil keroyokan Okke dengan 10 penulis lainnya. Atau sudah baca
Novelnya yang “Kamar Cewek?” project novel berdua bareng Ninit Yunita. Hihiiiy…

Bagaimana
harapannya untuk Storial ?
 

Ke depannya,
Okke berharap Storial bisa jadi platform yang
paling oke se-Indonesia, untuk para penulis – baik yang telah memiliki published book, maupun yang belum –
sebagai wadah untuk melatih skill
menulis, mengembangkan cerita, brainstorming,
meningkatkan kepercayaan diri, serta belajar menghadapi masukan.

Amin. Thanks for your word, Okke

*image taken from hellosepatumerah.com

Dear Storialis!

Bulan Februari ini ada yang spesial dari Storial. Akan ada #StorialGiveaways untuk 5 Storialis yang beruntung. Caranya gimana? Gampang!

Kamu cukup membuat flashfiction dengan tema Elegi. Silahkan kalian kembangkan imajinasi kalian sesuai dengan tema tersebut.

Jangan takut jadi sedih-sedih di bulan penuh cinta ini (kata orang-orang), karena giveaways-nya adalah novel terbaru Ibu Suri Dee Lestari (@deelestari) yang berjudul : Intelegensi Embun Pagi. Semoga senang, karena novel ini sudah ditunggu-tunggu lho kehadirannya!

Info pentingnya nih:

  1. Tulisan orisinil karya penulis bertema Elegi.
  2. Diketik rapi menggunakan format Microsoft Word standard, kurang lebih 250 – 1000 kata.
  3. Di akhir karya tulisanmu wajib menyertakan teks ini: Blog post ini dibuat dalam rangka mengikuti Writing Project #StorialGiveaways yang diselenggarakan Nulisbuku.com dan Storial.co.
  4. Kirimkan file tulisanmu ke alamat email : send@nulisbuku.com dengan format subyek email: ELEGI-(Judul Cerpen)-(Nama Penulis) sertakan juga profil singkat tentang dirimu dan biodata berisi nama, alamat, kontak peserta, akun facebook dan twitter (media sosial lainnya yang kalian punya) di badan email.
  5. Tulisanmu wajib di-post di www.storial.co dengan menggunakan hashtag #StorialGiveaways untuk memudahkan pencarian.
  6. Terakhir, kamu tinggal promosi tulisanmu dengan mention akun twitter : @storialco, @nulisbuku, @johanesjonaz dan hashtag #StorialGiveaways
  7. Periode #StorialGiveaways : 26 January 2016 – 14 February 2016.

Selamat Berkarya!