Nama Erisca Febriani pasti sudah tidak asing bagi pecinta literasi di Indonesia. Banyak novel karyanya yang telah diadaptasi menjadi film, mulai dari Dear Nathan, Serendipity dan yang terbaru adalah Kisah Untuk Geri yang diadaptasi menjadi web series dan dibintangi oleh Angga Yunanda dan Syifa Hadju.

Kisah Untuk Geri bercerita tentang kisah Geri dan Dinda yang di SMA Garuda yang saling bermusuhan semenjak kali pertama mereka berjumpa. Hingga suatu saat, Dinda harus meminta Geri menjadi pacarnya. Namun, Dinda lupa, bersama Geri berarti juga bersama luka dan kecewa.

Tapi, kisah cinta Dinda dan Geri tidak hanya berhenti sampai di situ saja. Kini, telah terbit sekuelnya dalam Kisah Untuk Dinda yang bisa dibaca Storial.co. Dalam sekuel ini, kehidupan Dinda dan Geri berubah dengan latar belakang saat dewasa yang kini fokus pada karir dan impiannya masing-masing. Geri, seorang produser dari sebuah perusahaan pengembang gim, dan Dinda, gadis pemilik toko bunga nyaris bangkrut yang juga memiliki cita-cita sebagai Make Up Artist.

Tapi, apa yang melatarbelakangi penulisan sekuel Kisah Untuk Dinda ini? Erisca mengatakan:

“Awalnya karena pandemi, aku cari cara gimana biar tetap produktif dan sebenarnya aku udah ada ide tentang cowok hacker kemudian ceweknya itu suka makeup dan ketika aku satuin sama ending Kisah Untuk Geri ternyata kok nyambung, jadi aku putusin untuk nulis sekuelnya,” Dirangkum dari pembicaraan bersama Erisca saat bertemu dengan tim Storial beberapa waktu lalu.

Ide memang bisa dicari atau datang sendiri. Termasuk Erisca yang mempunyai ketertarikan terhadap suatu hal dan bisa diolah dan menjadi inspirasi untuk bukunya.

“Karena mungkin aku ada ketertarikan sih sama developer game. Dan kebetulan aku emang passionatenya di makeup sih, jadi sambil nulis sambil belajar juga,” kata Erisca.

Setiap penulis pasti mempunyai alasan dan motivasi tertentu untuk menulis karyanya. Apa arti dari Kisah untuk Dinda bagi Erisca?

“Selama nulis ini sebenarnya aku belajar banyak hal sih. Jadi Kisah untuk Dinda ini nggak cuman membahas tentang masalah konflik antara Dinda sama Geri tentang pergulatan meraih mimpi doang, tapi aku belajar dari karakter karakter lain karena setiap membangun karakter itu aku pasti ada back storynya kenapa dia seperti itu. Mulai dari masalah keluarga sampai privillege. Kisah Untuk Dinda juga mengajarkan untuk nggak nge-judge seseorang gitu aja. Banyak banget sih yang aku pelajari setelah menulis kisah untuk Dinda. Semoga pembaca juga dapat nilai-nilainya.”

Untuk melihat wawancara lengkap Storial.co dan Erisca Febriani, yuk tonton Youtube Storial dalam program #MeetTheWriters bersama Erisca Febriani dan bicara tentang novel Kisah untuk Dinda.

Biar nggak penasaran sama keseruan cerita Dinda & Geri dalam menggapai mimpinya masing-masing, langsung aja baca Kisah Untuk Dinda secara digital di Storial.co. Hanya dengan 440 Storial Coin kamu bisa membaca kisah Dinda dan Geri hingga tamat.

Jadi tunggu apa lagi? Yuk baca Kisah Untuk Dinda di Storial.co dengan buat akun di Storial dan download aplikasinya di Android/iOS!