Pernahkah kamu merasa bahwa kamu mengenal seseorang sesungguhnya, tapi ternyata kamu salah? Siapa yang menyangka bahwa penulis dengan karya-karyanya yang dikagumi publik mempunyai sisi mengejutkan yang tidak diketahui oleh publik? Banyak penulis seperti Mark Twain, Lewis Carroll, Agatha Christie dan Ernest Hemingway yang memiliki kebiasaan aneh dan sisi yang tidak terduga, Menarik bukan?

Langsung aja yuk simak “bocoran” rahasia dari para penulis berikut ini:

1. Mark Twain

Mark Twain Photo from Britannica 

Mark Twain adalah salah satu penulis terhebat di Amerika karena buku nya yang berjudul “The Adventures of Huckleberry Finn”. Twain pernah menyatakan bahwa dengan bukunya, ia ingin menyampaikan norma bahwa orang-orang tidak harus mengikuti gaya hidup dan permintaan dari masyarakat, tetapi cukup mengikuti kata hati masing-masing.

Selain menjadi penulis terhebat, Twain juga pernah menjadi reporter dan penyelidik. Tapi satu fakta yang mencengangkan adalah, Mark Twain adalah penemu dari pengikat elastis di bagian belakang bra. Betul sekali! Mark Twain menyadari bahwa pakaian yang longgar butuh tali pengikat untuk “menjepit”. Twain menyatakan bahwa tali buatannya dapat mencegah bra, rompi atau pakaian lainnya tidak longgar.

2. Charles Dickens

Charles Dickens Photo from Britannica

Charles Dickens adalah seorang necrophilia. Apa itu necrophilia? Necrophilia adalah ketertarikan terhadap orang mati. Ketika Dickens sedang tidak menulis, Ia senang pergi ke Paris Morgue dan mengunjungi kamar mayat. Seperti yang tertulis dari The Literature Network, Dickens menulis “Setiap kali saya di Paris, saya selalu diseret oleh kekuatan tak terlihat ke dalam Morgue. Saya tidak pernah ingin pergi ke sana, tetapi saya selalu ditarik ke sana.”

Pada Natal dan Tahun Baru, Dickens lebih memilih untuk mengunjungi kamar mayat dibanding merayakan Natal dan Tahun Baru dengan orang yang dia sayang. Unik ya? Selain itu, ada juga beberapa kebiasaan dan hobi Charles Dicken yang mengejutkan. Contohnya, Dickens percaya bahwa tempat tidurnya harus menghadap ke utara karena Ia percaya bahwa arah kasur ke utara bisa memicu kreativitasnya.

3. Agatha Christie

Agatha Christie Photo from Britannica

Siapa yang akan pernah tahu bahwa buku Christie berjudul The Pale Horse yang terbit pada tahun 1961 dapat menyelamatkan nyawa manusia tiga kali serta menangkap satu pembunuh? Semua ini berhubungan dengan keracunan talium yang ditulis di bukunya yang menyatakan bahwa gejala dari racun tersebut adalah kesulitan bernafas, pingsan, bicara tidak jelas, rambut rontok, dan kematian.

Pada tahun 1975, salah satu penggemar Agatha Christie dari Amerika Latin sedang membaca buku The Pale Horse ketika Ia menyadari beberapa gejala keracunan talium di temannya. Di luar dugaan, suami temannya sedang merencanakan membunuhnya secara perlahan, dan ia langsung memberi tahu temannya terkait upaya pembunuhan ini.

Satu tahun kemudian di London, ada perawat yang sedang merawat bayi yang sedang sakit dari Qatar. Di saat itu, dokter tidak mengetahui akibat penyakit bayi tersebut. Tetapi, berkat buku The Pale Horse yang sedang dibaca oleh perawat, perawat pun mulai membuat beberapa koneksi dari gejala-gejala yang dilansir dari buku. Perawat pun menyadari bahwa talium adalah pestisida yang sering kali digunakan di Timur Tengah. Karena kagum dengan penumannya, ia langsung memberi tahu dokter dan bayi tersebut terselamatkan.

Kasus ketiga yang menyangkut penyakit misterius ini terjadi kepada orang-orang di kota Bovingdon, Inggris pada tahun 1971 yang terselamatkan berkat buku The Pale Horse. Setelah seorang dokter membaca buku The Pale Horse, ia menyadari bahwa “bug Bovingdon” bukanlah sebuah penyakit, tapi adalah pembunuh berantai yang sedang berkeliaran. Pada akhirnya, polisi dapat menangkap pelaku “peracun” bernama Graham Frederick Young.

Sebuah buku bisa menyelamatkan nyawa banyak orang… Ajaib bukan?

4. Lewis Carroll

Lewis Carroll Photo From Britannica

“‘Who in the world am I?’ Ah, that’s the great puzzle!” – Alice in Wonderland

Mungkin kalian tidak asing dengan film “Alice in Wonderland”. Lewis Carrol adalah penulis di belakang buku Alice in Wonderland. Siapa yang pernah tahu bahwa Carroll mengalami kesulitan keuangan? Lewis Carroll mempunyai hutang kepada orang di sekitarnya. Namun, bahkan setelah ia membayar hutangnya, ia berutang ke bank sejumlah £7,500! Ironis bagi Lewis Carroll karena dulu ia adalah mantan sarjana matematika di Oxford.

5.  George Eliot

George Eliot Pen Name for Mary Ann Evans Photo from Britannica
George Eliot adalah nama pena dari Mary Ann Evans. Loh? Yup, George Eliot adalah wanita. Mary Ann Evans menggunakan nama laki-laki karena pada waktu nya, penulis wanita tidak dihargai dan diakui sebagai penulis hebat seperti halnya penulis laki-laki. Evans terkenal karena buku nya menekankan teori-teori psikologi yang bisa diterapkan dan dipelajari di kehidupan sehari-hari.
Nah, berikut lima fakta mengejutkan dari para penulis-penulis populer dunia. Cukup mencengangkan bukan? Ternyata setiap penulis punya sisi unik yang tidak diketahui oleh para penggemarnya. Kalau kamu suka baca buku-buku klasik dari penulis-penulis di atas, yuk baca terjemahan dari peserta Kompetisi Menerjemahkan Kisah Klasik 2020 di Storial.co.