Berkat menulis, sejarah Indonesia tidak akan pernah terlupakan oleh bangsanya! Menulis telah menjadi kepentingan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menulis bisa memberikan informasi yang penting dan bermanfaat untuk orang lain. Berkomunikasi melalui tulisan berbeda dengan berbicara. Dengan berkomunikasi lewat tulisan, penyampaian informasi lebih lengkap, sistematis dan terarah.

 

Menulis itu sangat dihargai oleh banyak orang, sebab, menulis bisa menjadi sebuah bukti nyata telah terjadi suatu peristiwa yang penting di suatu masa. Pengetahuan kita tentang suatu sejarah bisa dipelajari dan diketahui oleh masyarakat karena tulisan. Awal mula tulisan muncul dalam bentuk ukiran-ukiran tulisan arab yang ditulis oleh penjelajah dunia. Selain menggunakan sistem tulisan dan ukiran, sistem aksara pun juga biasa digunakan.

 

Banyak penulis bergantung dengan teknologi untuk menyampaikan cerita sejarah yang dulu hanya bisa dibaca dari kulit binatang, maupun batu arca.  Namun, di era yang modern ini, kita bisa mengakses tulisan sejarah dari berbagai situs online maupun sosial media.

 

 Berikut adalah sejarah Indonesia lainnya yang bisa ditemukan online: 

 

Hari Pahlawan 10 November 2020 dan Sejarah Pertempuran Surabaya 1945

 

Tanggal 10 November 1945 diperingati oleh masyarakat Indonesia sebagai Hari Pahlawan Nasional. Tidak akan terlupakan bahwa kejadian tragis ini adalah perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia. Pada tanggal 10 November, pukul 06.00 pagi, pasukan Inggris menyerang kota Surabaya. Mereka menyerang kota Surabaya secara brutal, melalui udara, darat dan laut. Jumlah korban dari kalangan rakyat yang biasa sangat besar dihasilkan dari serangan pertama. Diperkirakan sejumlah 6.000-16.000 pejuang Indonesia gugur dalam pertempuran ini. Para pemuda Surabaya, pedagang, petani, santri, serta berbagai kalangan lainnya datang bersama untuk mempertahankan kemerdekaan bangsa. Pertempuran ini diketahui sebagai simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme. Kejadian tragis ini dikenang sebagai simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme.

 

Sejarah Hari Sumpah Pemuda dan Asal Usul Bahasa Indonesia

 

Hari Sumpah Pemuda diresmikan pada tanggal 28 Oktober 1928 yang dilaksanakan oleh Kongres Pemuda II. Kongres ini melibatkan banyak peserta dari kongres pertama, termasuk Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPPI), Jong Java, Jong Sumatranen Bond, Jong Bataks Bond, Jong Islamieten Bond, Pemuda Indonesia, Jong Celebes, Jong Ambon, Katholikee Jongelingen Bond, Pemuda Kaum Betawi, Sekar Rukun dan lainnya. 

 

Didapatkan dari buku Memaknai Sumpah Pemuda di Era Reformasi yang ditulis oleh Sutejo K Widowo, disebutkan bahwa Sumpah Pemuda berawal dari pergerakan di daerah dengan mendirikan komunitas yang bersifat kedaerahan. 

 

Tujuan dari Sumpah Pemuda adalah: 1) Melahirkan cita cita semua perkumpulan pemuda Indonesia, 2) Membicara-kan masalah pergerakan pemuda Indonesia; dan 3) Memperkuat kesadaran kebangsaan dan memperteguh persatuan Indonesia. Berikut adalah teks asli Sumpah Pemuda: 

 

Poetoesan Congres Pemoeda-Pemoeda Indonesia

Kerapatan pemoeda-pemoeda Indonesia jang berdasarkan dengan nama Jong Java, Jong Soematra (Pemoeda Soematra), Pemoeda Indonesia, Sekar Roekoen, Jong Islamieten, Jong Batak Bond, Jong Celebes, Pemoeda Kaoem Betawi, dan Perhimpoenan Peladjar Indonesia.

Memboeka rapat pada tanggal 27 dan 28 Oktober 1928 di negeri Djakarta. Sesoedahnja mendengar segala isi-isi pidato-pidato dan pembitjaraan ini. Kerapatan laloe mengambil kepoetoesan:

Pertama Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.

Kedoea Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.

Ketiga Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Setelah mendengar poetoesan ini, kerapatan mengeloearkan kejakinan asas ini wadjib dipakai oleh segala perkoempoelan-perkoempoelan kebangsaan Indonesia.

Mengeloearkan kajakinan persatoean Indonesia diperkoeat dengan memperhatikan dasar poetoesannja:

Kemadjoean

Sedjarah

Bahasa

Hoekoem Adat

Pendidikan dan Kepandoean

Dan mengeloearkan penghargaan soepaja ini disiarkan dalam segala soerat kabar dan dibatjakan dimoeka rapat perkoempoelan-perkoempoelan.

Djakarta, 28 Oktober 1928

 

Rumusan Kongres Sumpah Pemuda ini ditulis oleh Muhammad Yamin di lembar kertas kosong. Moehammad adalah tokoh yang penting dalam peristiwa Sumpah Pemuda. Beliau tersebut bertanggung jawab atas penyusunan teks Sumpah Pemuda dan menetapkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional.

Sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

 

Sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia adalah salah satu sejarah Indonesia yang akan selalu dikenang oleh kebangsaan Indonesia. Pasti kita semua mempelajari sejarah ini di bangku sekolah. Proklamasi Kemerdekaan Indonesia diresmikan pada tanggal 17 Agustus 1945 melalui teks proklamasi. Ada banyak peristiwa yang dilalui untuk mencapai proklamasi kemerdekaan Indonesia yang dimulai dari peristiwa Rengasdengklok pada tanggal 15 Agustus 1945. Kejadian tersebut menyebabkan konflik antara golongan tua dan muda untuk memutuskan waktu proklamasi. 

 

Golongan muda tersebut memilih untuk mengamankan Soekarno dan Mohammad Hatta (golongan tua) ke Rengasdengklok dengan alasan para pemuda mementing kan keselamatan dua beliau ini. Pada tanggal 16 Agustus 1945, Soekarno dan Hatta bersepakat untuk mendeklarasikan kemerdekaan Indonesia. Dua beliau pun tiba di rumah laksamana Maeda dengan kehadiran tokoh-tokoh nasional yang berkumpul untuk membahaskan teks proklamasi kemerdekaan. Pada tanggal 17 Agustus 1945, tepat pada pukul 10:00 WIB, Soekarno didampingi oleh Hatta membaca teks proklamasi. Setelah membaca teks proklamasi, mereka mengadakan pengibaran bendera Merah Putih yang dijahit oleh Istri Proklamator, Fatmawati. 

 

Sejarah di belakang teks proklamasi:

 

Ir. Soekarno, Mohammad Hatta dan Ahmad Soebarjo mengambil tanggung jawab atas penyusunan Naskah Proklamasi. Isi naskah proklamasi pun adalah tulisan asli Ir. Soekarno yang setelah itu diketik oleh Sayuti Melik. 

 

Berikut isi teks proklamasi:

 

Kami bangsa Indonesia, dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.

Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.

Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen ’05

Atas nama bangsa Indonesia.

Soekarno/Hatta.

 

Berkat menulis, sejarah Indonesia seperti peristiwa Hari Pahlawan, Sejarah Hari Sumpah Pemuda, dan Sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia akan selalu dikenang sepanjang masa.