Hanya kau Ayah salah satu lelaki yang setia melangkah di sampingku sampai saat ini.  Ayah yang selalu berjuang untuk keluarganya, Ayah yang tidak pernah patah semangat, Ayah yang selalu memberi nasehat, dan Ayah yang selalu mencintai Aku tanpa henti. Aku janji, suatu hari aku akan memberikan Ayah kebahagiaan dan kesetiaan yang Ayah sudah memberi kepadaku. Terima kasih pahlawanku untuk segalanya yang kau sudah berikan kepadaku. Selamat Hari Ayah Nasional untuk semua Ayah di seluruh dunia. 

 

Berikut ini adalah beberapa kumpulan puisi mengenai ayah yang bisa kamu gunakan untuk mengekspresikan rasa sayangmu kepada ayah di hari ayah nasional ini. Tunjukkan rasa sayangmu dan kasihmu lewat puisi untuk ayah sekarang yuk!

 

1# Ayah

 

Di setiap tetes keringatmu

Di derai lelah nafasmu

Si penuhi kasih sayang yang luar biasa

Demi aku kau rela di sengat matahari

Hujan pun tak dapat membatasimu

untuk aku anakmu

Di setiap doamu kau haturkan segenap harapan

Ayah…

Kan kujaga setiap nasehatmu

Di setiap nafasku

Di relung hati akan kuhangatkan namamu

Akan kukobarkan semua impianmu

Hanya untuk menikmati senyumu

Di ufuk senjamu

Ayah.

(Oleh: Ratih Anjelia Ningrum)

 

2# Ayah Segalanya Untukku

 

Ayah…

Beribu kata telah kau ucapkan

Beribu cinta tlah kau berikan

Beribu kasih tlah kau berikan

Hanya untuk anak mu

Ayah…

Kau ajarkan ku tentang kebaikan

Kau tunjukanku tentang arti cinta

Kau jelaskanku tentang makna kehidupan

Dan kau mendidikku dengan sungguh kasih sayang

Ayah…

Betapa mulianya hati mu

Kau korbankan segalanya demi anak mu

Kau banting tulang hanya untuk anak mu

Kini ku berjanji tuk semua kerja keras hanya untuk mu

Ku berjanji tuk semua kasih sayang mu

Dan ku berjanji untuk ketulusan hati mu

Bahwa aku akan selalu menjaga mu

Aku akan selalu menyayangimu hingga akhir hidup ku

Terimakasih ayah untuk semua kasih sayang mu

 (Oleh: Clara)

3# Yang Berjiwa Tegar

 

Bagiku

Engkau penawar sesal di arena luas

Memberi dengan cinta

Hidup untuk kami

Berjuang untuk keluarga

Selalu terpatri dalam hati

Perjuanganmu yang penuh arti

Bangga diri ini dititipkan padamu ayah

Senyummu di hadapan kami

Merubah segala payah

Terimakasih ayah

Akan ku jaga kebanggaanmu padaku

Hingga tiba saat anakmu tumbuh dewasa

Engkau berbesar hati melepasnya

Menjadi bagian dari diri yang lain

(Oleh: Kurnia Habibah)

 

4# Ayah

 

Kerut di wajah tanda usia senja

Tak menghalangi langkah tegarmu

Mandi keringat membanting tulang

Demi kami semua keluargamu

Fajar menyingsing kau melangkah

Di senja hari baru kau kembali

Hanya ada satu tujuan mulia

Memberi sinar bahagia bagi kami

Kau memohon pada Tuhan

Berkah keselamatan untuk Ayah

Memberi rahmat dan kekuatan

Melindungi jalan kehidupannya

(Oleh: Yayuk Pratiwi)

 

5# Ayah yang Begitu Sempurna

 

Ayah kau begitu sempurna
Kau adalah hembusan napasku
Kau adalah penyemangat hidupku ayah
Kau yang selalu ada di setiap kesedihan, dan bahagianya hidupku

Maaf ayah sampai saat ini aku belum membahagiakanmu ayah
mungkin dengan belajar dengan sungguh-sungguh aku dapat membahagiakanmu

Terima kasih ayah,
tanpamu aku tidak berguna di kehidupanku ini.

(Oleh: Sri Juliati)

 

6# Lelaki Terhebat

Lelaki yang telah terbaring itu ayahku
Dia adalah lelaki terhebat yang pernah kukenal
Dia adalah lelaki terbaik yang mengayomiku
Tak pernah mengeluh meski sakit kadang dirasa

Lelaki terhebat itu adalah ayahku
Dia adalah sosok lelaki sederhana
Dia adalah sosok yang cerdas
Dia adalah tumpuan di mana kaki kami

Lelaki yang telah terbaring di sana
Ia adalah ayahku yang terhebat
Ia tidak akan membiarkanku terluka
Ia akan selalu mendampingiku

Lelaki yang telah terbaring di sana
Lelaki yang telah beristirahat bersama-Nya.
Semoga kekuatan darimu membuatku selalu bertahan
Semoga cintamu mengilhami hidupku

Nasehatmu takkan kulupa
Segala petuah hidup yang kusimpan
Lelaki terhebat itu adalah ayahku
Yang terbaik di dunia ini

(Oleh: Sri Juliati)

7# Pesan untuk Ayah

Langit sepi tanpa bintang
Seperti hatiku yang sepi dan gelap gulita
Angin bertiup kencang di telinga
Seperti bisikan cinta dari ayahku tersayang

Aku berdoa dalam tangis mengingat ayah
Aku teringat cerita dan nasehat dari ayah
Aku teringat kenangan-kenangan bersama ayah
Dalam doa kutitip pesan untuk ayah

Rinduku, cintaku, dan kasihku untuk ayah
Kusebut dalam doa agar malaikat menyampaikannya
Ceritaku kini, kisah hari-hariku selama ini
Kuceritakan lewat doaku untuk ayah

Semoga engkau turut mendengar ceritaku
Semoga pesanku sampai pada ayah
Tidak ada pria yang dapat menggantikan ayah
Hanya ayah yang terbaik dalam hidupku.

(Oleh: Sri Juliati)