Kehilangan seseorang memang menyakitkan, apalagi jika orang tersebut adalah orang yang sangat kita kasihi tentu akan meninggal kan luka dan kenangan, tetapi kita tidak boleh terus menerus larut dalam kesedihan.

Salah satu cara agar dapat mengobati rasa sedih tersebut, Anda bisa membaca puisi – puisi perpisahan di bawah ini yang dapat mengobati rasa rindu dan rasa kehilangan yang mendalam kepada orang tua, sahabat, teman, saudara, dll.

Kumpulan Puisi Perpisahan

1# Sahabat yang Telah Pergi

Dunia kita tak lagi sama…

Kau telah berada di tempat yang jauh dan penuh cahaya suci…

Dan aku terbujur dalam sepi dan menanti untuk bertemu dirimu

Namun entah kapan kita bisa ketemu kembali

Dan bersama lagi seperti sedia kala

Aku sangat merindukan dirimu

Senyummu dan canda tawamu

Yang selalu menghiasi hari-hari’ku dengan ceria…

Namun…

Tuhan berkehendak lain

Kita berpisah untuk selama-lamanya

Hanya sebongkah nisan yang tertulis namamu

Dan hati’ku berkecamuk tak menentu…

Dalam ruangan kosong dan hampa

Aku terduduk di bangku yang kau duduki itu

Hati Ku menahan isak dan tangis

Dan berderai air mata yang terjatuh bergelimpangan

Oh…Sahabatku

Apakah kau rindu kepadaku

Seperti aku yang merindukanmu disini

Kau selalu menghiasi hari-hari’ku dengan indah

Kau membuatku menjadi bahagia seperti dulu

Namun mengapa kesedihan ini datang kepadaku

Sahabatku…

Seperti apakah duniamu sekarang?

Apakah jauh lebih indah dari duniamu yang sebelumnya

Aku hanya selalu berdo’a kepada’mu

Agar kau selalu bahagia dan tenang disana

Dan Tuhan selalu menjagamu dengan baik…

***

2# Selalu di Hati

Kini kita tidak lagi berada di dunia yang sama

Kita terpisah ruang dan waktu

Kita tidak lagi bisa bertatap muka

Dan aku hanya bisa menatapmu dari foto saja

Tak kan pernah ada yang berubah

Sejauh apapun engkau pergi, ayah

Ayah adalah pengukir jiwa kami

Ayah akan selalu ada di hati kami

Engkau adalah pahlawan untuk hidup kami

Engkau adalah cahaya untuk hidup kami

Engkau adalah pelita untuk hidup kami

Engkau akan selalu ada di hati kami

Kami tidak akan terlalu larut larut bersedih

Doa kami selalu untuk ayah

Doa kami untuk kebahagiaan ayah di surga

Doa kami agar ayah tenang di sisi-Nya.

Lelaki terhebat

Lelaki yang telah terbaring itu ayahku

Dia adalah lelaki terhebat yang pernah kukenal

Dia adalah lelaki terbaik yang mengayomiku

Tak pernah mengeluh meski sakit kadang dirasa

Lelaki terhebat itu adalah ayahku

Dia adalah sosok lelaki sederhana

Dia adalah sosok yang cerdas

Dia adalah tumpuan dimana kaki kami

Lelaki yang telah terbaring disana

Ia adalah ayahku yang terhebat

Ia tidak akan membiarkanku terluka

Ia akan selalu mendampingiku

Lelaki yang telah terbaring di sana

Lelaki yang telah beristirahat bersama-Nya.

Semoga kekuatan darimu membuatku selalu bertahan

Semoga cintamu mengilhami hidupku

Nasehatmu takkan kulupa

Segala petuah hidup yang kusimpan

Lelaki terhebat itu adalah ayahku

Yang terbaik di dunia ini.

***

3# Kepergianmu Teriringi Duka Lara

 

Kedua orang tuaku kini telah tiada

Mata sayu melihat tubuh yang kaku tak bernyawa

Isak tangis terus mengalir di wajah terekspresi

Suasana duka terselimuti di suasana hari itu

Ayah dan ibu kenapa begitu cepat engkau meninggalkanku

Anakmu belum sempat memberi kebahagiakan seutuhnya

Belum bisa berbakti dengan sebaik-baiknya bakti terhadap orang tua

Namun semua telah bisu karena engkau telah meninggalkanku

Tubuh sungguh tiada daya lagi untuk membuka mata

Aku tengok jasadmu mata telah terpejam selamanya

Terlihat senyum di raut wajah ayah dan ibu

Semua hanya tinggal kenangan kepada dunia untuk bercerita

Kain kafan putih terbalut di tubuhmu yang mulia

Ku bisikkan di kedua telinga itu yang lembut

Ayah dan ibu semoga engkau bahagia kekal selamanya

Tunggu aku di sana nanti kita akan berkumpul di surga

Terboyong jenazahmu di masukkan ke dalam liang lahat sempit

Terbujur sendiri berteman dengan amal yang telah dilakukan

Kepergianmu wahai ayah dan ibu meninggalkan aku selamanya

Jemput aku nantinya bersama sayap malaikat menuju nikmat yang sesungguhnya

***

4# Ayah dan Ibu Telah Tiada

 

Hadirmu kian tidak akan pernah nampak lagi disisiku

Hanya sendiri berdiam diri di rumah terasa sunyi

Tiada yang menemani kedua orang tua terkasih dan tersayang

Kini aku hanya seorang yatim dan piatu nasib teratapi

Engkau tinggalkan aku sendiri di rumah tua itu

Gubuk yang menyimpan banyak cerita tak terlupakan

Tempat ibu dan ayah mencurahkan lelah yang ia rasakan

Sekarang hanya bisa berdiri kokoh sepi penghuni

Aku berdiam diri duduk terpatri

Bayang-bayang semu menghampiri diri yang enggan menghilang

Tenanglah di sana wahai ibu dan ayahku

Tunggu aku di separuh perjalanan yang liku

Senyum tidak terhiasi lagi di kediaman sejuk nan asri

Foto yang berdebu menjadi kenangan tembok yang bisu

Keadaan membuat semakin tangis menderu

Dimana lagi tempat aku mencurahkan keluh kesah ini

Ayah dan ibu kini engkau telah menghadap sang Illahi

Hidup bahagia disisi alam yang sesungguhnya

Berlinang tangis mengikhlaskan kepergian engkau di sana

Semoga engkau bahagia di surga-Nya

***

5# Kerinduan

 

Ayah dimana engkau berada

disini aku merindukanmu

menginginkan untuk berjumpa

merindukan akan belaianmu

Kasih sayangmu selalu ku rindu

engkau selalu hadir di mimpi

mimpi yang begitu nyata bagiku

menginginkan engkau untuk kembali

Aku selalu mengharapkan engkau hadir

menemani aku setiap hari

menemani masa pertumbuhanku ini

Aku tumbuh menjadi besar

tanpa engkau di sisiku

tanpa engkau yang menemani hari-hariku.

Oleh: Niki Ayu Anggini

***

6# Ayah segalanya untukku

 

Ayah..

Beribu kata telah kau ucapkan..

Beribu cinta telah kau berikan ..

Beribu kasih telah kau curahkan..

Hanya untuk anakmu..

Ayah..

Kau ajarkan ku tentang kebaikan..

Kau tunjukan ku tentang arti cinta..

Kau jelaskan ku tentang makna kehidupan..

Dan kau mendidik ku dengan sungguh kasih sayang..

Ayah..

Betapa mulianya hatimu..

Kau korbankan segalanya demi anakmu..

Kau banting tulang hanya untuk anakmu..

Kini ku berjanji untuk semua kerja kerasmu..

Ku berjanji untuk semua kasih sayangmu..

Dan ku berjanji untuk ketulusan hatimu..

Bahwa aku akan selalu menjagamu..

Aku akan selalu menyayangimu hingga akhir hidupku..

Terima kasih ayah untuk semua kasih sayangmu..

Oleh: Clara

***

7# Ayahku hidupku

Ayah,

kau penguat hatiku

menjadikanku wanita yang tegar

wanita yang sabar

wanita yang pantang menyerah

Ayah,

sepi saat kau jauh

kau begitu hebat

tak ada yang bisa sepertimu

ataupun menggantikan posisimu

Ayah,

aku begitu menyayangimu

keringatmu menjadi inspirasiku

tawamu yang selalu aku rindu

sedihmu adalah deritaku

Ayah,

dimana pun engkau

doaku selalu bersamamu

tangisku menjadi sumpahku

bahwa, apapun yang terjadi ku kan slalu menjagamu.

Source: Dandiemo

***

8# Titip rindu buat Ayah

 

Ku tak dapat menghantarkan kepergianmu.

Langit mendung turut berduka

semua riuh rendah mengingat amal kebaikanmu

Ayah,

Di bawah nisan dan kamboja ini

aku tertunduk

Ku Jatuhkan air mata untukmu

Ayah,

Kau yang mengajarkan aku tentang arti kehidupan

Kau yang mengajarkan aku menghargai sesama

Kini ayah pergi, pergi untuk selamanya

Tuhan,

Jika boleh aku bertemu ayah

Ku ingin memeluknya dengan penuh rasa kasih sayang

Tuhan ku tahu semua itu takkan pernah terjadi

Tapi, aku hanya dapat berkata kepadamu.

Oleh: Srifatmawaty Timumu

***

9# Rinduku dan doa untukmu

 

Sudah lima tahun tak melihatmu

Kini aku merasa sangat rindu

Ingin sekali bisa bertemu

Saat pergi ke tempat biasa kita bersama

Langkah terasa berat melewati jalan itu

Sebab harus kulewati sendirian tanpamu

Aku merindukan masa lalu bersamamu

Sekarang semuanya hanya bisa kukenang

Tak mungkin ada yang bisa terulang

Semuanya benar-benar sudah berlalu

Kini aku hanya bisa memandang nisanmu

Kita sudah tak berada di dunia yang sama

Terpisah antara ruang dan waktu

Tak mungkin bisa bertatap muka

Namun aku takkan terlalu larut dalam kesedihan

Walau sekarang engkau telah jauh di sana

Meski jarak tak memungkinkan bertemu

Engkau akan senantiasa ada di hatiku

Sebab engkau tetap hidup di hati ini

Juga di tiap-tiap perjalanan hidup yang kulewati

Doaku senantiasa untukmu Ayah

Doaku senantiasa mengiringi perjalananmu

Doa agar Ayah tenang di sana

Semoga Tuhan membalas kebaikanmu selama ini

***

10# Ayah yang telah tiada

Ayah..

Tak terasa begitu cepat waktu berlalu

Tiga tahun sudah aku tak melihatmu

Sungguh sangat kurindukan masa-masa seperti dulu..

di saat kau ada di kehidupanku

Meskipun kini kau jauh ada di sana..

Aku yakin kau sedang bahagia

Karena telah melihat anakmu ini tumbuh besar menjadi sosok pribadi sepertimu Tegas, berwawasan, dan berjiwa kasih.

Kini hanya do’a yang bisa kuberikan dan selalu kupanjatkan untukmu

Aku menyayangimu.. Selalu

Ayah..

Takut rasanya saat mengingat masa lalu bersamamu

Setiap kuingat.. air mata ini selalu tak mampu kubendung

Tangis ini karena kerinduanku padamu

Rindu akan kasih sayangmu

Rindu akan tutur katamu

Rindu akan semua yang ada pada dirimu

Tapi apalah dayaku

Semua telah berlalu

Kini hanya bisa kukenang jasa kebaikanmu

Dan menuruti semua nasehatmu

Ayah..

Do’aku akan selalu mengiringi perjalananmu

Semoga tuhan membalas kebaikanmu selama ini

Aku selalu menyayangimu.

Oleh : Desimaylani05

Itulah kumpulan – kumpulan puisi perpisahan untuk orang terkasih kita yang sudah tiada dan hanya menyisakan kenangan, namun tetap ingin mengenang dan tidak akan pernah melupakannya dengan membuat dan menciptakan sebuah puisi untuk mereka yang sudah tiada. Semoga artikel ini dapat membantu Anda memberikan inspirasi untuk membuat puisi perpisahan yang lebih bagus dan lebih baik lagi.

Karena itu,

kamu langsung aja buat akun di Storial.co yuk. Bagaimana caranya? Berikut adalah link untuk bergabung di Storial.co.