Hari ini, 8 September diperingati sebagai Hari Aksara Internasional untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya literasi dan melek huruf sebagai agenda untuk memajukan dan mencerdaskan masyarakat secara berkelanjutan. Hari ini muncul sejak diadakannya konferensi tentang Pemberantasan Buta Huruf, di Teheran, Iran, pada tanggal 8-19 September 1965. Konferensi ini bertujuan untuk membangun komitmen seluruh masyarakat dunia untuk lebih peduli pada penuntasan buta huruf.

Saat itu pemerintah Iran memberikan saran kepada UNESCO untuk memberikan penghargaan bagi orang-orang yang membantu memberantas buta huruf. Akhirnya pada 26 oktober 1966 di sesi ke -14 konferensi umum UNESCO, ditetapkanlah Hari Aksara Internasional. Semenjak itu, banyak negara yang mulai memusatkan perhatian pada kelompok yang membantu menghapuskan buta huruf di dunia dengan memberikan penghargaan seperti The Mohammad Reza Pahlavi dan The Noma Literasi Prize.

Meskipun ada kemajuan, tantangan ini tetap ada dengan setidaknya 773 juta orang dewasa di seluruh dunia saat ini kekurangan keterampilan literasi dasar. Semua negara masih berupaya untuk menghapuskan tuna aksara di muka bumi ini dengan berbagai gerakan literasi, dan tidak terkecuali indonesia.

Berdasarkan UNESCO, di tahun 2020 ini Hari Aksara Internasional akan fokus pada pengajaran dan pembelajaran keaksaraan dalam krisis COVID-19 dan seterusnya dengan fokus pada peran pendidik dan perubahan pedagogi. Dengan adanya pandemi ini mempengaruhi proses pembelajaran bagi yang memiliki tingkat literasi yang rendah karena  tidak mendapatkan pembelajaran yang langsung dan menyeluruh dan hanya mengandalkan dunia virtual. Tugas bangsa untuk memajukan literasi masyarakat adalah sebuah tujuan yang besar dan mulia dan harus dikerjakan bersama-sama untuk mencapai literasi tinggi.

Untuk itu Storial sebagai platform membaca dan menulis online ingin mengajak seluruh orang untuk bergabung dalam gerakan #GenerasBacaOnline. Dengan memaksimalkan platform Storial dengan memberikan bacaan yang mudah diakses di era digital ini diharapkan bisa meningkatkan minat membaca orang-orang dengan mudah dengan cerita-cerita yang berkualitas dan juga terhindari dari tingkat literasi yang rendah. Apa yang harus dilakukan? Mudah sekali! Tinggal kamu lakukan manifesto #GenerasiBacaOnline ini ke dalam dunia membaca dan menulismu, maka kini kamu sudah ambil gerakan dari #GenerasiBacaOnline!

 

Kamu juga bisa menggunakan twibbon seperti ini yang bisa kamu akses di SINI. Pakai foto kamu dengan twibbon ini dan gunakan di seluruh media sosial kamu, dan tentu saja akun Storial kamu.

Jadi, sudah siap ikut gerakan #GenerasiBacaOnline bersama Storial?

Dukung #GenerasiBacaOnline lewat sini!