fbpx

Storitalk bersama Salman Aristo

 

Tanggal 24 april kemarin, Storial mendapatkan kesempatan untuk ngobrol-ngobrol bareng penulis skenario film terkenal di indonesia, kak Salman Aristo! Tentu saja gak asing kan sama karya beliau? Seperti Ayat-Ayat Cinta, Garuda di Dadaku, Laskar Pelangi, Habibie Ainun, Bumi Manusia dan masih banyak lagi!

Kak Salman Aristo atau yang biasanya dipanggil Aris ini memegang kunci dalam indahnya dialog-dialog dalam film-film box office tersebut. Nah, pada kesempatan kali ini storial bareng sama kak aris untuk ngobrol tentang kumpulan buku puisinya yang baru saja terbit di storial, yakni Puisi Pendek Biar Rindu Panjang!

 

Katanya Kak Aris “Tak ada yang lebih panjang, dari rindu yang terentang” makanya buku ini cocok banget untuk kamu yang sedang merindu..  dan puisi pendek biar rindu panjang ini berisi kumpulan puisi dari tahun 1998-2000-an yang ditulis olehnya.

Awal mula Kak Aris terjun ke dunia penulisan adalah melalui puisi. Ia jatuh cinta dengan puisi semenajak membacakan puisi berjudul ”Candi” karangan Sanusi Pane. Dan sejak itu, ia jatuh cinta pada puisi dan sastra. Kemudian, ia mulai tertarik dengan cerpen dan novel dimana ia mengenal kumpulan cerpen Blora karya Pramoedya Ananta Toer. Kak aris mengaku sejak dulu sangat terobsesi dengan sosok chairul anwar dan asrul sani. Dua sastrawan yang hingga kini memberikan pengaruh besar dalam proses penulisannya.

 

Kak Aris mulai senang menulis sejak smp dan saat sma ia mulai mencoba untuk menulis puisi lalu menulis cerpen saat kuliah di Bandung. Pada dasarnya, kak aris sangat mencintai cerita dan kata-kta bisa dijadikan medium yang kuat untuk menyampaikan cerita. Kak aris merasa bahwa hidupnya adalah dengan berbagi cerita ditambah ia juga terpikat pada sinema. Gabungan dua bidang seni itu membentuk seorang penulis skenario film yang masih dijalankan hingga sekarang. Kecintaan Kak Aris dengan puisi dan sinema telah digabungkan sejak lama, dimana ketika mas aris setelah menonton film yang bagus dan berkualitas, bukanlah review film yang ia buat, melainkan puisi. Dunia film dan literasi telah memikatnya sejak kecil. Ia juga memulai memproduksi film.

 

Apa sih tips dari Kak Aris dalam membuat puisi yang baik?

Gunakanlah dirimu untuk menciptakan inspirasi yang bisa kamu cari dari sekelilingmu. Inspirasi bisa ditemukan dimana saja, kamu harus melihatnya dalam sudut pandang yang berbeda.

 

Jadi, sudah siap untuk menulis puisi seperti Kak Salman Aristo? Ikut juga yuk Kelas Menulis Puisi Online bersama Kak Aris di Storial! Klik di sini untuk daftar.

 

Sebelum itu baca dulu yuk Puisi Pendek Biar Rindu Panjang di storial!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright Storial.co 2020
Shale theme by Siteturner