fbpx

Belajar Rasa Lewat Puisi Dibacakan oleh Tissa Biani Azzahra

Mata samudera

 

Di mata samuderamu

Aku larut lepas

Hatiku boleh keras

Tapi binar ini, benar

 

Di mata samuderamu

Ombak kita lebur

Kayuhku bisa kujur

Tapi kodrat ini, ayat

 

Di mata samuderamu

Kapalku menantang aras

Layarku mungkin papas

Tapi janji ini, jati

 

Puisi Pendek Biar Rindu Panjang karya Salman Aristo

Di umur yang masih belia ini, Tissa sudah memainkan banyak film dan sinetron indonesia. Tapi, sudah lihat kepiawaiannya dalam membaca puisi? Simak video di bawah ini!

Memang puisi ini akan selalu indah untuk didengar, apalagi Tissa membawakannya dengan baik dan juga penuh penghayatan. 

Sang penulis puisi, Salman Aristo adalah seorang penulis skenario terkenal di Indonesia yang dengan karyanya yang populer seperti Ayat-Ayat Cinta, Garuda di Dadaku, Laskar Pelangi, Habibie Ainun, Bumi Manusia dan masih banyak lagi. Salman Aristo mencintai puisi sejak dulu dan Puisi Pendek Biar Rindu Panjang adalah kumpulan puisi yang ditulisnya dari tahun 1998-2000 an yang kembali dicari dan diterbitkan di Storial.

 

Puisi Pendek Biar Rindu Panjang, merupakan karya Salman Aristo yang sungguh menarik untuk dibaca. Pembaca diajak untuk meresapi rindu dan menghayati kerinduan itu dalam larik-larik puisi yang singkat namun pas di hati. Ada banyak perasaan yang dituangkan dalam setiap baitnya, baik kerinduan, kesedihan, kebahagiaan dan kehilangan.

 

Jadi, sudah siap untuk baca Mata Samudera dan kumpulan puisi lainnya di #PuisiPendekBiarRinduPanjang ? Segera klik di sini ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright Storial.co 2020
Shale theme by Siteturner