fbpx

Mendayu Dalam Bacaan Puisi oleh Deva Mahenra

 

Menanti musim basuh

Air bakal deras sampai ke bulu-bulu mata

Dari jarum hujan menggigil cerita

Dan payungmu kuizinkan tumbuh

 

Mendalami Teduh

Puisi Pendek Biar Rindu Panjang karya Salman Aristo

Siapa yang tak kenal aktor keren Deva Mahenra, yang sering kita lihat di layar kaca aslinya adalah seseorang yang puitis sekali?

 

Ia sering membuat puisi dan sajak yang biasa diunggahnya di akun media sosial. Ia mengatakan bahwa ia telah menyukai puisi sejak dulu, dan sekarang mulai beralih ke puisi-puisi modern yang membuatnya mampu mengeluarkan sisi dirinya yang berbeda melalui kata.

Selain berkarir di dunia hiburan, Deva yang ternyata menyukai pelajaran bahasa indonesia ini juga memiliki keinginan untuk mengekspresikan dirinya lewat tulisan sehingga bisa dinikmati oleh masyarakat dengan cara yang berbeda. Deva mengatakan bahwa melalui tulisan, imajinasi akan digunakan sehingga interpretasi antar orang dapat berbeda.

Sang penulis puisi, Salman Aristo adalah seorang penulis skenario terkenal di Indonesia yang dengan karyanya yang populer seperti Ayat-Ayat Cinta, Garuda di Dadaku, Laskar Pelangi, Habibie Ainun, Bumi Manusia dan masih banyak lagi. Salman Aristo mencintai puisi sejak dulu dan Puisi Pendek Biar Rindu Panjang adalah kumpulan puisi yang ditulisnya dari tahun 1998-2000 an yang kembali dicari dan diterbitkan di Storial.

Puisi Pendek Biar Rindu Panjang, merupakan karya Salman Aristo yang sungguh menarik untuk dibaca. Pembaca diajak untuk meresapi rindu dan menghayati kerinduan itu dalam larik-larik puisi yang singkat namun pas di hati. Ada banyak perasaan yang dituangkan dalam setiap baitnya, baik kerinduan, kesedihan, kebahagiaan dan kehilangan.

 

Segera baca Puisi Pendek Biar Rindu Panjang hanya di Storial!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright Storial.co 2020
Shale theme by Siteturner