Membaca merupakan kegiatan yang bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Misalnya saat perjalanan di kendaraan umum. Untuk itu, para pegiat literasi yang tergabung dalam Taman Baca Inovator, Indoreadgram, dan Booktube Indonesia kembali menggelar keREADta 2019. Seperti namanya, kampanye ini mengajak para penumpang untuk membaca buku di kereta.

Sumber foto: tim keREADta

Berbeda dari dua tahun sebelumnya, tahun ini kampanye keREADta dilakukan di Moda Raya Terpadu (MRT). Dalam acara ini juga, Pemprov DKI bersama MRT Jakarta menginisiasi dan memulai kampanye mereka, yaitu #RuangBacaJakarta dengan menyiapkan kotak donasi buku dan rak buku yang tersebar di 13 stasiun MRT Jakarta.

“Hal inilah yang membuat kami berkolaborasi dengan Yayasan Taman Baca Inovator, Indoreadgram, Booktube Indonesia, dan 200 relawan untuk kampanye membaca buku di dalam MRT Jakarta dengan rute Stasiun Bundaran HI – hingga Stasiun Lebak Bulus,” ujar Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar, Minggu (8/9), di Jakarta.

Kegiatan yang digelar bertepatan dengan Hari Aksara Internasional pada 8 September 2019 ini, diikuti sekitar 200 relawan yang melakukan aksi membaca mulai dari Stasiun Bundaran HI sampai ke Stasiun Lebak Bulus, dan kembali ke Stasiun Bundaran HI.

Sumber foto: tim keREADta

Setelah itu, para relawan diarahkan untuk mengikuti talkshow di Stasiun Bundaran HI dengan tema “Make Reading a Trend”. Talkshow tersebut disampaikan oleh Chiki Fauzi (Spokeperson Wardah), Muhammad Kamaluddin (Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT MRT Jakarta), Stefanni Bella (Penulis “Elegi Renjana”), dan Sophia Mega (Booktuber & Penulis “Loe Ngerti Siapa Gue”). 

Melalui tema “Make Reading a Trend” diharapkan masyarakat Indonesia jadi gemar dan terbiasa melakukan hal  bermanfaat seperti membaca. Karena dengan membaca, bukan hanya menambah wawasan saja, tapi juga mampu meningkatkan kualitas literasi yang akan berpengaruh pada profesi masing-masing.