Apakah kamu tahu fakta literasi Indonesia saat ini membaik? Berdasarkan fakta literasi dari Universitas Kingston London, pada tahun 2018 menyatakan bahwa masyarakat Indonesia menghabiskan 6 jam waktu membaca dalam satu minggu. Pada Riset tersebut Indonesia berada pada peringkat 16 dari 30 Negara yang diteliti dan berada di atas Jerman, Amerika Serikat, dan Jepang.

Berdasarkan fakta positif diatas beberapa komunitas literasi di Jakarta, kembali membuat sebuah kegiatan kampanye, yang mengajak masyarakat untuk menjadikan membaca sebagai gaya hidup, bernama KEREADTA. Acara ini diinisiasi oleh Taman Baca Inovator, Indoreadgram dan Booktube Indonesia yang bertujuan untuk menjadikan membaca sebagai gaya hidup orang Indonesia.

Tahun ini merupakan ketiga kalinya KeREADta akan dilaksanakan. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, KeREADta tahun ini akan dilaksanakan pada 8 September 2019 sekaligus merayakan hari aksara sedunia di transportasi terbaru yaitu Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta. Kegiatan ini akan diikuti oleh 200-an relawan yang akan membaca di MRT Jakarta dan dilanjutkan dengan Talkshow bertema “Make Reading a Trend”.

“Kegiatan KeREADta sangat penting karena merupakan cara kita untuk membudayakan kebiasaan membaca di transportasi umum dan tahun ini menjadi ketiga kalinya kami melaksanakan KeREADta, ada rasa senang ketika setiap tahun adanya peningkatan antuasis relawan yang mendaftar, kami melihat  bahwa ini adalah semangat positif yang perlu terus kita gaungkan karena semakin banyak orang terlibat maka semakin besar dampak positif membaca,” kata Evlina Karlina Sitepu, Eksternal Relation Taman Baca Inovator.

Talkshow akan diisi oleh para pembicara yaitu Chiki Fauzi (Spokeperson Wardah), Muhammad Kamaluddin (Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT MRT Jakarta), Stefanni Bella (Penulis “Elegi Renjana”), dan Sophia Mega (Booktuber & Penulis “Loe Ngerti Siapa Gue”).

“Semoga adanya talkshow literasi dengan narasumber dari berbagai macam profesi ini, dapat memberikan inspirasi bagi peserta yang hadir untuk menyebarkan kebiasaan membaca khususnya di transportasi umum, apalagi dengan adanya salah satu narasumber yang berprofesi sebagai Booktuber, harapannya dapat memberi wawasan dalam menjajal medium YouTube untuk menjadi sarana menyebarkan kecintaan membaca, ujar Kanaya Sophia, Ketua Booktube Indonesia.

Pada 31 Agustus 2019 telah dilakukan briefing relawan sebagai bentuk persiapan dari keREADta 2019. Dimulai dari tahap pendaftaran ulang peserta, pemaparan materi keREADta, penjelasan do and don’t’s relawan hingga games bersama yang mengundang canda dan tawa.

“Harapan kami lewat gerakan ini, semakin banyak masyarakat yang mau meningkatkan kualitas literasi lewat membaca, semakin banyak masyarakat yang mau berpartisipasi sosial dalam membangun minat baca dan tentunya menjadikan membaca sebagai gaya hidup orang Indonesia, karena kita percaya bahwa membaca juga salah satu senjata utama melawan hoaks,” ujar Intan Siagian, Founder Indoreadgram.

 

Ditulis oleh: Intan Siagian