fbpx

Rabu Ulasan: Flynn and Ernest Pastry Problem

Judul: Flynn and Ernest Pastry Problem

Kategori: Fantasi

Ditulis oleh: Winda Reksa

Status: Selesai

“Dibandingkan eclaire pelangi Ernest, lemon meringue pie Flynn memang kelihatan klasik—kalau tidak mau memakai kata kuno. Meski kalah dari segi penampilan dan nilai belum diumumkan, para siswa sudah tahu jelas, Flynn akan jadi salah satu wakil sekolah di festival Pelangi. Lihat saja, loyang pie itu kini hanya berisi remah-remah.”                                                  

Flynn lebih mencintai makanan daripada sihir, sama seperti anggota keluarga lainnya. Ketika menempuh pendidikan di sekolah kuliner ternama, dia menemukan gadis pujaan hati, Alexa. Rupanya Alexa penggemar croissant dan dekat dengan Ernest, murid lain yang jago pastry.

Begitu mendengar kalau Alexa suka croissant, Ernest bukan hanya membuatkan aneka rasa untuknya, dia juga mengumbar rahasia kalau Flynn payah soal pastry. Flynn pun bertekad membuat croissant terlezat sembari mencari tahu rahasia Ernest sebagai balasan. Tanpa diketahui keduanya, ternyata rahasia Alexa lebih rumit dari adonan croissant.

Flynn dan Ernest bersekolah di sekolah kuliner yang sama dan secara kebetulan tertarik pada gadis yang sama; Alexa. Mereka sangat hebat dalam membuat dessert hingga akhirnya terpilih untuk mewakili sekolah di Festival Pelangi. Setiap tahun, festival itu selalu ditunggu-tunggu oleh penduduk kota. Jadi terpilihnya Flynn dan Ernest secara bersamaan hanya menambah semangat bersaing di antara mereka. Tapi, karena terlalu fokus terhadap satu sama lain, mereka tidak sempat menyadari bahwa ada sesuatu yang ganjil. Sesuatu yang berpotensi menyakiti mereka.

Kisah keseharian Flynn dan Ernest dalam buku ini diwarnai sihir, serta deksripsi makanan-makanan penutup yang lezat. Setiap karakter memiliki peranan penting, dengan penokohan yang bisa dikatakan cukup berhasil. Penjelasan mengenai sihir yang mereka gunakan tidak terasa berat, justru mudah dimengerti. Konflik yang muncul sedikit demi sedikit, lalu memuncak di bagian menjelang akhir melengkapi kisah fantasi yang unik ini.

Dalam buku ini, pembaca disuguhkan cerita fantasi dengan bumbu sihir yang menyenangkan. Meski buku dengan unsur sihir sudah marak, penulis mampu menghadirkan kisah dengan efek yang benar-benar berbeda. Pemilihan kata dari penulis sangat cocok ketika disandingkan latar cerita dimana para tokohnya masih remaja.

Lalu, bagaimana Flynn dan Ernest menyikapi persaingan di antara mereka? Bisakah mereka bekerja sama ketika harus menghadapi masalah yang sama?

Penasaran dengan kisah fantasi yang r penuh menu hidangan penutup ini?

Silakan baca cerita selengkapnya di Storial atau klik link berikut: https://www.storial.co/book/flynn-and-ernest-pastry-problem

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright Storial.co 2019
Shale theme by Siteturner