[Liputan] Writers’ Series 2018, The Story of Us

Hi, Storialis!

Writers’ Series yang menjadi agenda tahunan The Jakarta Post Writing Center, tahun ini kembali hadir, dan Storial berkesempatan untuk menjadi salah satu media partner acara bergengsi ini.

Dibagi ke dalam dua kegiatan dalam dua hari, Writers’ Series 2018 dimulai dengan sebuah mini conference yang diadakan pada hari Sabtu tanggal 5 Mei 2018, di Upper Room, Annex Building Jakarta, yang kemudian dilanjutkan pada keesokkan harinya untuk sebuah workshop kepenulisan bersama dengan penuli dan jurnalis yang profesional di bidangnya.

Kali ini Storial akan meliput mini conference Writers’ Stories 2018 buat kamu!

Untuk bisa hadir di acara mini conference ini, kamu diminta untuk melakukan registrasi melalui website Writers’ Series dan acara yang dimulai pukul 9 pagi sampai pukul 5 sore ini, bisa kamu ikuti secara gratis. Setelah mendaftar, kamu akan mendapat email konfirmasi dan event reminder. Di gedung, kamu akan diminta untuk mencari kembali nama kamu jika sudah mendaftar online. Namun, enggak usah khawatir, karena jika kamu tidak menemukan nama kamu pada daftar, kamu masih bisa registrasi ulang, kok.

Acara mini conference ini diadakan di lantai 12, jangan takut tersesat karena ada banyak petugas yang sebagian besar dari mereka merupakan volunteer yang akan mengarahkan kamu ke lokasi acara.

Pukul 9, acara dibuka oleh CEO dari The Jakarta Post, Judistira Wanadi yang kemudian dilanjutkan oleh Pallavi Aiyar yang merupakan seorang author sekaligus jurnalis, yang mengajak kamu untuk menjadi bagian dari sebuah perubahan, dengan cara melipat paper cranes.

Acara selanjutnya diisi oleh Robin Hemley, Endy Bayuni dan Eugene Laksono. Pada sesi ini kita diajak untuk membicarakan tentang keistimewaan dari storytelling. Kamu bisa mengajukan pertanyaan melalui Twitter dengan tagar-tagar yang sudah ditentukan untuk tiap sesi.

Ada Lawrence Ypil seorang penulis puisi dari Filipina yang berbagi beberapa puisinya pada peserta conference, dan dilanjutkan dengan presentasi bagaimana kita harus memperhatikan cara kita berkomunikasi dengan orang lain, agar tidak terjadi kesalahpahaman yang dibawakan oleh Qlue.

“Capturing the Voice of Changing Nation” with M. Taufiqurrahman, Paul Smith, and Pallavi Aiyar. Diskusi ini membicarakan tentang bagaimana Indonesia yang telah begitu lama dikenal sebagai negara dengan sistem demokrasi terkuat di mata dunia, dan persiapan untuk menghadapi pemilu di tahun 2019. Sesi ini cukup menari atensi peserta conference, Storialis. Mengingat isu ini cukup dekat dan sedang diperbincangkan oleh banyak kalangan sekarang ini.

Ben Loory dan Robin Hemley kemudian berdiri di podium, membagi penggalan cerita dan esai yang kedua author ini tulis, sebelum akhirnya peserta conference bisa menikmati waktu istirahat, beribadah dan makan siang. Di saat rehat, di mana sudah disediakan food hall dan peserta konferensi bisa membeli makanan sesuai preferensi masing-masing, peserta juga bisa ikut serta dalam living library, namun sebelumnya kamu sudah harus melakukan registrasi terlebih dahulu untuk ikut sesi ini.

Kegiatan kembali dimulai, yang diawali dengan diskusi bersama Feby Indirani, Devi Asmarani, dan Dai Fan, dengan tema “Designing Women”. Kamu bisa ikut berpartisipasi di sesi ini dengan mengajukan pertanyaan melalui media sosial beserta hashtag yang sudah ditentukan.

Setelah diskusi ini, ada satu penampilan yang cukup menarik dari Wrice Group, di mana mereka membaca cerita pilihan dengan genre yang berbeda-beda, secara bergantian. Tiap pembaca punya caranya masing-masing dalam menyampaikan cerita mereka! Acara selanjutnya adalah diskusi bersama Ben Loory, Lawrence Ypil dan Joshua Ip dengan tema “Furious Beast and Fantastic Tales”.

Setelah pembacaan cerita oleh Feby Indirani yang juga tidak kalah menarik, fever pitch kali ini diisi oleh Storial. Storial yang diwakili langsung oleh Steve Wirawan selaku CEO, mempromosikan fitur terbaru Storial yaitu Storial Premium Chapter dan Storial Royalty. Sebelumnya di saat istirahat makan siang, Storial membagikan 30 gift voucher senilai 50 storial coin yang bisa digunakan untuk membeli bab berbayar di Storial.

Acara selanjutnya diisi dengan sebuah diskusi lainnya tentang bagaimana sebuah cerita yang baik, bagus dan menarik menjadi komoditi yang begitu mahal. Bersama dengan Xu Xi dan Brian Capel. Penampilan selanjutnya diisi oleh Joshua Ip dengan puisi yang dilanjutkan dengan presentasi oleh Debra Yatim tentang pergerakan perempuan pada tahun 1928. Presentasi dari magdalene.co yag diwakili oleh Devi Asmarani merupakan acara selanjutnya.

Living in the Age of Content” merupakan tema diskusi selanjutnya bersama Asmara Wreksono, Aulia Halimatussadiah, dan Edwin Mohammad, sebelum acara mini conference ini berakhir.

Rangkaian acara Writers’ Series tahun ini bisa jadi sudah berakhir per 6 Mei 2018, Storialis. Tapi, jangan khawatir karena bisa jadi tahun depan kamu dapat menjadi salah satu peserta acara keren ini.

Sampai jumpa di Writers’ Series tahun depan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *