Kutipan dari cerita pendek “Orina Orina” ini memang terkesan manis. Tapi, Orina Orina bukanlah cerita cinta romantis yang bikin giung karenanya, kisahnya justru tragis.

Orina Orina bercerita tentang dirinya, Orina, seorang gadis yang rela terbang ke Jepang demi menemui kekasihnya yang telah dirindukannya.Namun, sesampainya di sana, yang ditemukannya justru kenyataan yang lain. Orina patah hati.

Ide cerita tentang cinta dan patah hati memang sudah banyak digunakan dalam sebuah tulisan, tapi cara si penulis mengeksekusi sebuah cerita selalu menjadi hal yang paling krusial untuk membedakannya dengan karya lain. Begitupun dalam tulisan ini, Emei Er berhasil meramu ide cerita ini menjadi unik.

Cerita dibuat dengan alur maju mundur yang cukup rapi. Pembeda dari masa ke masa cukup menonjol dan tidak menyebabkan pembaca tersesat. Pembaca diajak untuk merunut sesuai jalan pikiran sang tokoh utama. Saat dia mengenang masa lalu, dan kembali di masa kini, atau bahkan saat pikirannya mulai shock menghadapi kenyataan.

Hal lain yang menarik adalah bagaimana cara penulis membuka dan menutup cerita dengan satu isu yang sama sebagai ramuan twist di cerita ini. Dengan caranya, Emei Er berhasil membuat cerita ini menjadi elegan.

http://www.storial.co/book/orina-orina